Dpnews Indonesia || Biak, Papua – Tim penjinak bahan peledak (jibom) menemukan dua granat dan satu proyektil aktif di lokasi ledakan bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (2 Juni 2026).
Penemuan tersebut merupakan tindak lanjut pasca-ledakan yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah tersebut. Menurut sumber di lapangan, benda-benda berbahaya itu ditemukan saat dilakukan penyisiran mendalam di sekitar titik ledakan untuk memastikan tidak ada lagi amunisi tidak meledak (UXO) yang masih tersisa.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Kedaruratan setempat menyatakan bahwa seluruh barang bukti telah diamankan oleh tim jibom TNI untuk dilakukan pembuangan secara terkendali. “Kami terus melakukan sweeping menyeluruh karena Biak merupakan salah satu wilayah yang banyak menyimpan peninggalan amunisi Perang Dunia II,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun luka akibat ledakan sebelumnya. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan benda-benda mencurigakan berbentuk amunisi atau bom tua kepada aparat keamanan terdekat.
Operasi pembersihan UXO di Biak masih terus dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.











