Dpnews Indonesia || Polewali Mandar – Sejumlah warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, harus mengangkut jenazah dengan tandu melewati hutan, sungai, serta jalan setapak yang sempit.
Proses pengangkutan jenazah tersebut dilakukan secara manual karena tidak tersedianya akses jalan yang memadai menuju lokasi pemakaman atau fasilitas kesehatan terdekat. Warga bergantian membawa tandu melewati medan berat yang mencakup lintasan hutan, penyeberangan sungai, dan jalur setapak yang curam.
Kondisi tersebut menggambarkan tantangan infrastruktur yang masih dihadapi masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Polewali Mandar. Meski demikian, semangat gotong royong warga tetap menjadi andalan dalam menghadapi keterbatasan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah kabupaten mengenai upaya perbaikan infrastruktur di Desa Lenggo. Kasus serupa kerap muncul di daerah-daerah terpencil Sulawesi Barat akibat minimnya pembangunan jalan dan jembatan.
Warga berharap perhatian lebih dari pemerintah daerah agar akses transportasi di desa mereka segera dibenahi demi kemudahan layanan dasar masyarakat.











