Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

40 Media Disebut Mitra Baru Pemerintah, Beberapa Nama Ramai Bantah Keterlibatan

109
×

40 Media Disebut Mitra Baru Pemerintah, Beberapa Nama Ramai Bantah Keterlibatan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengumumkan langkah pemerintah merangkul sekitar 40 media digital atau new media yang sebelumnya dikenal sebagai homeless media sebagai mitra dalam ekosistem komunikasi publik. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Menurut Qodari, kolaborasi ini dilakukan melalui wadah Indonesia New Media Forum (INMF) atau New Media Forum. Tujuannya adalah memperluas penyebaran informasi program pemerintah Presiden Prabowo Subianto melalui kanal digital yang memiliki jangkauan luas ke publik. Ia menyebut forum tersebut sebagai transformasi dari media mandiri yang kini berupaya memiliki struktur lebih profesional.

Baca juga :  Era Baru Bisnis Asuransi Pasca Putusan MK Nomor 83/PUU-XXII/2024

Beberapa nama media yang disebut Qodari antara lain Folkative, Indozone, Dagelan, USS Feed, Creativox, Pandemic Talks, Menjadi Manusia, Infipop, GNFI, Narasi, Ngomongin Uang, Bapak-bapak.ID, Big Alpha, dan CXO Media, serta puluhan lainnya hingga mencapai sekitar 40 platform.

Namun, pernyataan tersebut memicu polemik. Sejumlah media yang disebutkan secara tegas membantah terlibat sebagai mitra pemerintah atau anggota INMF. Narasi, Ngomongin Uang, Bapak-bapak.ID, dan Big Alpha termasuk yang ramai menyatakan “kami tidak tahu” dan tidak pernah menjalin komitmen resmi.

Baca juga :  Jelang Pemilu 2024, Babinsa Dukung Kesuksesan Pemilu

Perwakilan INMF sebelumnya menegaskan bahwa pertemuan dengan Bakom hanya bersifat perkenalan dan diskusi terbuka, tanpa ada kesepakatan formal menjadi mitra. Polemik ini masih berlangsung hingga Kamis (7/5/2026), dengan sorotan terhadap potensi dampak terhadap independensi media digital.

Bakom RI belum memberikan respons resmi atas bantahan-bantahan tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komunikasi pemerintah untuk menjangkau generasi digital melalui platform nonkonvensional.

Baca juga :  Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Purwakarta
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!