Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Reses di Desa Jamali, Ketua DPRD Cianjur Ir.Hj Metty Triantika,M.T., Serap Aspirasi Soal Infrastruktur hingga Tonase Truk

59
×

Reses di Desa Jamali, Ketua DPRD Cianjur Ir.Hj Metty Triantika,M.T., Serap Aspirasi Soal Infrastruktur hingga Tonase Truk

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Anggota DPRD Kabupaten Cianjur sekaligus Ketua Dewan, Ir. Hj. Metty Triantika, M.T., kembali turun ke masyarakat melalui kegiatan reses di Desa Jamali, Kecamatan Mande. Kunjungan kerja ini menjadi ajang menyerap langsung keluhan dan harapan warga Dapil 4 yang mayoritas masih berkisar pada persoalan infrastruktur, posyandu, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam dialog terbuka dengan warga, sejumlah aspirasi disampaikan secara gamblang. Salah satunya datang dari Agus, warga Desa Jamali, yang menyoroti kondisi jalan kabupaten yang cepat rusak akibat dilewati truk dengan muatan melebihi kapasitas. Menurutnya, beban tonase berat membuat jalan yang baru diperbaiki tidak bertahan lama, sehingga aktivitas warga terganggu.

Baca juga :  Himpunan Advokat Pengacara Indonesia Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Bekasi Periode 2025-2030

Menanggapi keluhan tersebut, Metty Triantika menyatakan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan dicatat dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme pemerintahan daerah. Ia menegaskan, aspirasi terkait pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas, termasuk usulan bantuan insentif sebesar Rp 25 juta yang saat ini sedang dijalankan berdasarkan kebijakan Pemkab Cianjur.

“Yang kami tampung hari ini tidak akan berhenti di sini. Untuk program yang sudah berjalan, kami pastikan sesuai aturan. Untuk yang belum, akan kami dorong masuk dalam skala prioritas berikutnya,” ujar Metty di hadapan warga.

Baca juga :  Berikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Oleh Satgas Yonif di Kampung Mosso Papua

Politisi yang akrab disapa Bunda Metty ini juga menyoroti khusus masalah tonase truk. Ia mengakui bahwa kerusakan jalan sering kali diperparah oleh kendaraan galian dan angkutan berat yang seharusnya tidak melewati jalur kabupaten. Jika dibiarkan, kondisi ini akan terus berulang meski infrastruktur sudah diperbaiki.

Untuk itu, pihaknya berencana berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak terkait agar ada pengaturan jalur khusus bagi kendaraan bertonase besar. “Seharusnya mereka menggunakan jalur alternatif yang memang diperuntukkan untuk angkutan berat. Kami akan cek kembali apakah infrastruktur pendukung sudah memadai atau belum,” jelasnya.

Baca juga :  Pengamanan Sekaligus Monitoring Oleh Polsek Cikarang Utara di Stasiun KA Cikarang dan Lemahabang

Metty menambahkan, solusi jangka pendek adalah penertiban dan pengawasan di lapangan, sementara solusi jangka panjang adalah penyesuaian regulasi dan perbaikan struktur jalan yang sesuai standar. Ia berharap sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat bisa mempercepat penanganan persoalan ini.

Kepala Desa Jamali, Cece Rusmana, mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD di tengah warganya. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan, sekaligus menyampaikan harapan agar aspirasi terkait regulasi bantuan untuk majelis taklim dan madrasah bisa segera diakomodasi.

“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Jamali mengucapkan terima kasih. Semoga apa yang disampaikan hari ini, terutama soal bantuan untuk kegiatan keagamaan dan pendidikan, bisa segera terealisasi,” tutur Cece Rusmana.

Baca juga :  Irwan DPRD Cianjur Reses di Mangunkerta, Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Bantuan Pipanisasi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!