Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Rupiah Menjadi Penyangga Utama di Tengah Tekanan Ekonomi Global

163
×

Rupiah Menjadi Penyangga Utama di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Nilai tukar rupiah terus menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan mata uang emerging market lainnya, sehingga menjadi penyangga utama perekonomian Indonesia di tengah berbagai tekanan eksternal.

Menurut data terkini dari Bank Indonesia dan Bloomberg, meski sempat mengalami tekanan akibat penguatan dolar Amerika Serikat dan ketidakpastian kebijakan moneter global, rupiah berhasil membatasi pelemahan di level yang terkendali. Pada perdagangan akhir pekan ini, rupiah bergerak stabil di kisaran Rp 15.800–Rp 16.000 per dolar AS.

Baca juga :  Sejumlah Pelajar Hendak Ikut Aksi Unjuk Rasa ke Jakarta di Amankan Polsek Cikarang Utara

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Erwin Haryono, menyatakan bahwa cadangan devisa yang masih memadai serta inflow investasi portofolio menjadi faktor pendukung utama. “Rupiah tidak hanya berperan sebagai penyangga nilai tukar, tetapi juga menjaga stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2026).

Ekonom dari Bank Mandiri, Andry Asmoro, menambahkan bahwa kebijakan moneter yang prudent serta koordinasi fiskal-moneter yang baik turut memperkuat posisi rupiah. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa risiko dari eskalasi ketegangan geopolitik dan perlambatan pertumbuhan ekonomi China tetap perlu diwaspadai.

Baca juga :  Menjelang Peringatan HUT ke-3 Koopsudnas, Koops Udara I Gelar Doa Bersama

Pemerintah dan Bank Indonesia disebutkan akan terus menjaga fleksibilitas kebijakan untuk memitigasi gejolak lebih lanjut, termasuk intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan.

Dengan ketahanan rupiah ini, Indonesia diharapkan dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi domestik di tengah dinamika global yang belum sepenuhnya kondusif.

Baca juga :  BI Ungkap Penyebab Rupiah Terus Melemah terhadap Dolar AS Saat Libur Idul Adha
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!