Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Lapas Cianjur Gelar Shalat Istisqa, Petugas dan WBP Berdoa Memohon Turunnya Hujan

48
×

Lapas Cianjur Gelar Shalat Istisqa, Petugas dan WBP Berdoa Memohon Turunnya Hujan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Di tengah kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur menggelar Shalat Istisqa untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah, lingkungan Lapas Kelas IIB Cianjur, dengan diikuti Kepala Lapas Prayogo Mubarak, jajaran petugas, pejabat struktural, staf, serta ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Baca juga :  Lapas Cianjur Perkuat Peran Wali dan Asesor, Pembinaan WBP Berbasis Data

Rangkaian kegiatan diawali tausiyah yang disampaikan K.H. Ahmad Yani. Ia menjelaskan bahwa Shalat Istisqa merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW ketika umat menghadapi kekeringan dan minimnya curah hujan.

Menurutnya, momentum tersebut juga dapat menjadi sarana muhasabah untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak istighfar, bertaubat, bersedekah, serta meningkatkan rasa syukur atas nikmat air.

Usai tausiyah, Shalat Istisqa dilaksanakan dengan K.H. Ahmad Yani bertindak sebagai imam. Petugas dan WBP mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Dalam doa bersama setelah shalat, jamaah memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang merata, membawa keberkahan, menyuburkan tanah, serta meringankan kesulitan masyarakat akibat kekeringan.

Baca juga :  Lapas Cianjur Salurkan 3.000 Butir Telur Hasil Karya Warga Binaan untuk Dukung Ketahanan Pangan di Sukabumi

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar batin di tengah upaya lahiriah menghadapi dampak kemarau.

“Semoga doa yang kami panjatkan bersama ini diijabah Allah SWT dan menjadi wasilah turunnya hujan bagi masyarakat Cianjur,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi WBP. Melalui kegiatan keagamaan, WBP diarahkan untuk memperkuat keimanan, memperdalam pemahaman agama, sekaligus menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap kondisi masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan musafahah. Seluruh jamaah berharap hujan segera turun sehingga kekeringan dan krisis air bersih yang dirasakan masyarakat dapat segera berakhir.

Baca juga :  Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Majelis Mursyidin TNAJ Temui Ketua Fraksi Golkar DPRD Jabar
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!