Dpnews Indonesia || Cianjur – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur bersiap menerapkan rekayasa arus lalu lintas secara situasional. Langkah ini diambil untuk memastikan pawai obor yang digelar Senin malam, 15 Juni 2025, berjalan khidmat tanpa mengganggu mobilitas warga.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan skema pengaturan akan disesuaikan langsung dengan kondisi di lapangan. Jika jumlah peserta pawai obor membeludak dan mulai bergerak dari titik awal, petugas akan segera melakukan pengalihan sementara di sejumlah ruas jalan yang dilintasi rombongan.
Titik start pawai dipusatkan di kawasan Perwatasari. Dari sana, ribuan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur diperkirakan akan berjalan membawa obor menuju sejumlah ruas utama kota. Karena itu, fokus utama pengaturan lalu lintas akan diarahkan pada titik-titik rawan kepadatan.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah Perempatan Balai Latihan Kerja atau Perempatan BLK. AKP Aang menyebut, kendaraan dari arah menuju kawasan Joglo akan dialihkan sementara saat iring-iringan pawai melintas. Pengalihan ini tidak akan berlangsung lama dan bersifat situasional.
Setelah rombongan memasuki kawasan Joglo dan Jalan Siliwangi, arus lalu lintas akan kami buka kembali secara bertahap sesuai kondisi di lapangan,” ujar Aang. Penegasan itu dimaksudkan agar warga tidak khawatir terjadi penutupan total yang dapat menghambat aktivitas malam hari.
Selain Perempatan BLK, rekayasa juga akan diterapkan di kawasan Joglo, Jalan Adi Sucipta, Jalan Siliwangi, Mangunsarkoro, hingga jalur alternatif menuju Cikondang. Pengalihan di titik-titik tersebut akan diberlakukan jika volume kendaraan mulai meningkat dan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.
Petugas Satlantas dijadwalkan mulai bersiaga sejak pukul 18.00 WIB. Mereka akan memantau perkembangan di lapangan dan mengambil keputusan cepat terkait pengalihan arus. Pendekatan ini dipilih agar pengaturan tetap fleksibel dan tidak mengganggu kelancaran secara berlebihan.
AKP Aang menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan penutupan jalan secara total selama kegiatan berlangsung. “Setelah rombongan melintas, arus lalu lintas akan langsung dibuka kembali sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan,” katanya.
Menjelang malam pawai, Satlantas Polres Cianjur mengimbau warga untuk mengatur waktu perjalanan, mematuhi arahan petugas, dan memanfaatkan jalur alternatif jika terjadi kepadatan. Dengan koordinasi yang matang, diharapkan peringatan 1 Muharam di Cianjur berlangsung aman, lancar, dan penuh makna.











