Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Personel SAR Korbrimob Polri Bantu Evakuasi dan Distribusi Makanan bagi Korban Gempa di Manggarai Timur serta Nagekeo

96
×

Personel SAR Korbrimob Polri Bantu Evakuasi dan Distribusi Makanan bagi Korban Gempa di Manggarai Timur serta Nagekeo

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Manggarai Timur, NTT – Personel Search and Rescue (SAR) Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri terus mendukung upaya penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026). Fokus mereka antara lain proses evakuasi korban dan pelayanan kebutuhan dasar, termasuk distribusi makanan, di Kabupaten Manggarai Timur dan sekitar Nagekeo.

Sebanyak 101 personel Korbrimob Polri termasuk dalam 236 personel bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) yang dikirim Mabes Polri ke Polda NTT. Mereka bertugas mendukung kegiatan SAR, evakuasi, pelayanan kesehatan, serta distribusi logistik. Tim tersebut telah bergerak ke titik-titik prioritas, termasuk pos di Lamba Leda Utara dan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Baca juga :  Sekar Arum Widara Eks Artis Bawa Ratusan Juta Rupiah Uang Palsu

Personel SAR Korbrimob turut membantu menembus akses wilayah yang sempat terisolasi akibat longsor dan kerusakan infrastruktur. Di sejumlah lokasi, mereka menyalurkan bahan pangan, obat-obatan, serta membantu evakuasi warga yang membutuhkan, termasuk kasus medis darurat. Bantuan logistik yang dibawa mencakup paket makanan tambahan, peralatan SAR, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Polri secara keseluruhan telah menyalurkan ratusan ton bantuan kemanusiaan, berupa makanan, minuman, obat-obatan, selimut, tenda, dan kebutuhan lainnya. Di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, penyaluran paket bansos dan logistik dilakukan melalui posko yang dibentuk. Dukungan serupa juga menjangkau area terdampak di sekitar Nagekeo, pusat gempa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau lokasi pengungsian di Manggarai dan Manggarai Timur pada Selasa (18/8/2026), menegaskan bahwa Polri segera mengerahkan personel untuk melaksanakan SAR, evakuasi, pendirian tenda pengungsian, serta pemenuhan kebutuhan logistik dan makanan bagi masyarakat terdampak sejak awal tanggap darurat.

Operasi gabungan terus berlangsung dengan melibatkan Basarnas, TNI, pemerintah daerah, dan relawan. Data sementara menunjukkan puluhan korban meninggal dunia dan ribuan warga mengungsi di sejumlah kabupaten. Tim SAR tetap melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada warga yang terlewatkan, sambil menjaga kelancaran distribusi bantuan di lapangan.

Baca juga :  Pemkab Cianjur BPBD dan TNI-Polri Lakukan Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!