Dpnews Indonesia || Cianjur – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur periode 2027–2031 resmi dilantik oleh Bupati Cianjur, Dr. Muhammad Wahyu, di Aula Pancaniti Pendopo Kabupaten Cianjur.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru sekaligus babak baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Cianjur dengan mengedepankan profesionalisme dan transparansi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, KH. Deni Saepul Rahman, menegaskan pihaknya akan menjalankan amanah dengan berpegang pada empat prinsip utama, yakni aman syar’i, aman regulasi, aman administrasi, dan aman NKRI.
“Prinsip kami adalah aman syar’i, aman regulasi, aman administrasi, dan aman NKRI,” tegas KH. Deni.
Menurutnya, aman syar’i berarti seluruh pengelolaan zakat berpedoman pada ketentuan agama Islam. Aman regulasi berarti menaati peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. Sementara aman administrasi menekankan pertanggungjawaban pengelolaan kepada publik dan Allah SWT.
Adapun aman NKRI, kata dia, diwujudkan melalui peran BAZNAS dalam memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cianjur.
Dalam kepengurusan baru, BAZNAS Cianjur menargetkan pengumpulan zakat mencapai Rp21 miliar per tahun pada 2027. Target tersebut akan ditempuh melalui penguatan kepercayaan publik dan konsolidasi internal.
“Kalau public trust sudah ada, Insya Allah kita akan bisa mencapai target Rp21 miliar per tahun 2027. Saya optimis,” ujarnya.
Konsolidasi akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, bahkan ditargetkan dapat menjangkau DKM masjid serta lingkungan RT/RW. BAZNAS juga akan memperkuat komunikasi dengan perusahaan dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Cianjur.
KH. Deni menilai sinergi dengan pemerintah daerah, ulama, pengusaha, media, dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan target tersebut.
Dengan kepengurusan baru, BAZNAS Cianjur diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memperkuat perannya dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat di Kabupaten Cianjur.











