Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Wanita Tani HKTI Cianjur Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Perempuan di Sektor Pertanian

67
×

Wanita Tani HKTI Cianjur Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Perempuan di Sektor Pertanian

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Pengurus DPC Wanita Tani Indonesia Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 resmi dilantik, Minggu (4/10/2026). Kepengurusan baru tersebut dipimpin Yulia Maulani, S.P., M.Si. sebagai ketua.

Dalam kepengurusan tersebut, DR. Ir. Hj. Endang S. Thohari, DESS., M.Sc., yang juga Anggota DPR RI Komisi IV, ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina. Sementara Bupati Cianjur Dr. Muhammad Wahyu Ferdian dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.

Baca juga :  Sosialisasi Bahaya Narkoba Bersama BNN untuk warga binaan lapas Cianjur

Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sektor pertanian, sekaligus membangun sinergi dari sektor hulu hingga hilir.

Ketua DPC Wanita Tani Indonesia HKTI Cianjur, Yulia Maulani, menegaskan kepengurusan baru tidak hanya dituntut menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga harus aktif menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.

“Setiap pengurus harus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan program yang manfaatnya benar-benar dirasakan anggota dan masyarakat,” tegas Yulia.

Menurutnya, Wanita Tani HKTI Cianjur akan memperkuat kolaborasi dengan akademisi, penyuluh pertanian, kelompok tani, kelompok wanita tani hingga pelaku UMKM. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani melalui penguatan pengetahuan, inovasi dan pemanfaatan teknologi pertanian.

Bupati Cianjur Dr. Muhammad Wahyu Ferdian mengapresiasi terbentuknya kepengurusan Wanita Tani HKTI. Ia menilai perempuan memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

Baca juga :  Kebakaran Hebat Landa Gudang Limbah di Cikarang Timur, Empat Unit Damkar Dikerahkan

“Pertanian itu tidak selalu didominasi oleh pria. Wanita juga sejak dahulu berkontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat dan keluarga, termasuk di bidang pertanian,” ujar Wahyu.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Endang S. Thohari mengatakan pembentukan Wanita Tani Indonesia HKTI dilandasi pentingnya peran perempuan sebagai penopang keluarga sekaligus penggerak ketahanan pangan.

Ia meyakini perempuan memiliki kemampuan mengelola kegiatan pertanian karena terbiasa mengatur kebutuhan dan manajemen rumah tangga.

“Intinya saya ingin agar wanita bisa mandiri dari bertani,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2031, Wanita Tani HKTI Cianjur diharapkan mampu memperluas kontribusi perempuan dalam sektor pertanian sekaligus menjadi garda terdepan dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga.

Baca juga :  Ditreskrimum Tangkap Dua Pengelola Situs Judol Jaringan Luar Negeri
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!