Dpnews Indonesia || Cianjur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur menggelar sosialisasi, uji coba (piloting), dan Training of Trainers (ToT) aplikasi JALIN SDP (Jalur Informasi Narapidana) bersama Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan (Tikers), Rabu (8/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan layanan digital yang memudahkan keluarga inti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengakses informasi secara cepat dan transparan.
Petugas memberikan pendampingan langsung kepada pengunjung dan keluarga WBP, mulai dari instalasi aplikasi, pendaftaran akun, hingga penjelasan tata cara penggunaannya.
Melalui aplikasi JALIN SDP, keluarga inti dapat memperoleh informasi terkait hak warga binaan, termasuk remisi, pembebasan bersyarat, dan hak integrasi lainnya.
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, mengatakan penerapan aplikasi tersebut merupakan langkah dalam mendukung digitalisasi layanan pemasyarakatan.
Menurutnya, JALIN SDP diharapkan mempermudah keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa harus datang langsung ke lapas, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan yang informatif, transparan, dan berbasis digital.
Lapas Kelas IIB Cianjur berkomitmen terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan keluarga inti WBP.











