Dpnews Indonesia || Cianjur – SMA Al Ma’mun terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui program unggulan Satu Anak Satu Prestasi yang mulai diterapkan tahun ini. Program tersebut bertujuan membangun semangat berprestasi di kalangan siswa sekaligus mendorong guru dan tenaga administrasi menghasilkan karya sesuai bidang masing-masing.
Kepala SMA sekaligus Direktur Sekolah Al Ma’mun mengatakan, program ini tidak hanya ditujukan kepada peserta didik, tetapi juga seluruh civitas sekolah.
“Setiap murid, guru, dan tenaga administrasi diharapkan memiliki satu prestasi atau karya,” ujarnya saat ditemui di sekolah, belum lama ini.
Selain program tersebut, sekolah mengembangkan literasi dan program C2P untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan kompetensi yang memadai.
Sekolah juga tengah menyiapkan aturan penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Kebijakan ini diarahkan agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, kemampuan menggunakan AI harus diimbangi dengan kecakapan memeriksa informasi, memverifikasi data, serta memahami hasil yang dihasilkan teknologi tersebut.
“Kami akan memberlakukan aturan penggunaan AI di sekolah. Anak-anak harus pintar menggunakan AI, tetapi juga harus kritis,” katanya.
Di bidang akademik dan nonakademik, sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi. Salah satunya, Rizki yang meraih juara kedua tingkat nasional dalam kontes foto bertema pertanian masa kini yang diselenggarakan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Siswa lainnya juga aktif mengikuti berbagai kompetisi, mulai dari puisi, bahasa Inggris hingga Olimpiade Matematika. Sekolah terus memberikan dukungan agar mereka mampu meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam bidang keagamaan, pendidikan Al-Qur’an diperkuat melalui program Tilawati. Sejumlah siswa telah menyelesaikan hafalan hingga 20 juz, sementara siswa lainnya mencapai lima dan dua juz.
Pembentukan karakter dan akhlak Qurani juga menjadi perhatian utama. Sekolah berharap nilai-nilai tersebut membentuk peserta didik yang santun, memiliki jiwa kepemimpinan, serta bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Saat ini, SMA Al Ma’mun mengelola sekitar 100 siswa, sedangkan jenjang SMP memiliki sekitar 500 siswa. Yayasan juga menaungi satuan pendidikan lain dengan jumlah sekitar 100 siswa.
Ke depan, pihak sekolah berencana membuka jenjang Sekolah Dasar (SD) pada 2027 sebagai bagian dari pengembangan layanan pendidikan di lingkungan Al Ma’mun.









