Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

BNPB: 1.567 KK Terdampak Bencana di Lumajang, Dua Orang Meninggal Dunia

54
×

BNPB: 1.567 KK Terdampak Bencana di Lumajang, Dua Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Lumajang – Rangkaian bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem menerjang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.567 kepala keluarga (KK) terdampak hingga Selasa (3/11/2026).

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menyatakan dua orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Korban adalah seorang ayah dan anaknya yang tertimbun material longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, pada 31 Oktober 2026. Selain itu, 13 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Baca juga :  Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei

Bencana dipicu hujan deras yang berlangsung sejak malam 1 hingga 2 November 2026. Dampaknya terasa di sejumlah kecamatan, termasuk Pasirian, Jatiroto, dan Tempursari, dengan delapan desa yang terdampak. Tanggul Sungai Glidik jebol di wilayah Tempursari, menyebabkan akses jalan terputus dan puluhan KK sempat terisolasi.

Tim Reaksi Cepat BPBD Lumajang bersama petugas gabungan telah membuka kembali akses jalan yang sempat terputus, termasuk Jalan Taman Sari dan Iburaja. Bantuan logistik terus disalurkan, sementara pendataan warga terdampak masih berlangsung.

BNPB mengimbau masyarakat di kawasan rawan, terutama di sekitar aliran sungai dan lereng Gunung Semeru, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lahar dingin dan mengikuti arahan petugas.

Baca juga :  Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Hadiri Ultah Rieke Diah Pitaloka Ke 51 Tahun
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!