Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan KriminalNasional

Peningkatan Jalan Oleh Cv. Angka Wijaya Persada di Desa Srikamulyan Diduga Curang

693
×

Peningkatan Jalan Oleh Cv. Angka Wijaya Persada di Desa Srikamulyan Diduga Curang

Sebarkan artikel ini

Bigisting di pasang di atas jalan coran, diduga pekerjaan tersebut sengaja di tumpang tindih kan untuk meraup keuntungan besar.

Dpnews Indonesia || Karawang – pekerjaan Peningkatan jalan di desa Srikamulyan yang di laksanakan oleh Cv.Angka Wijaya Persada diduga Curang. Sabtu 07/09/2024.

Terpantau oleh awak media dalam sebuah proyek peningkatan jalan papan Bigisting di pasang di atas jalan coran, diduga pekerjaan tersebut sengaja di tumpang tindih kan untuk meraup keuntungan besar.

Baca juga :  Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI

Salah satu mandor dengan nama panggilan EBOD saat di telpon oleh awak media malah menolak/Rijek, dan saat di chat awal ceklis 2 namun saat di chat ulang ceklis 1, diduga mandor tersebut memblokir nomor awak media yang mencoba konfirmasi terkait adanya tumpang tindih dalam proyek yang di jalani nya.

Bahkan mandor pekerja dari CV.Angka Wijaya Persada tidak terlihat di lapangan saat awak media Dpnews Indonesia tiba, para pekerja pun membungkam saat di tanya di mana mandor nya oleh awak media Dpnews Indonesia.

Terpantau jelas penamparan beskos nya juga tidak merata, bahkan terindikasi tumpang tindih dengan jalan cor yang masih ada sebelum nya.

Baca juga :  Ulung Purnama SH, MH Mendapat Dukungan Para Simpatisan Warga Kabupaten Bekasi

Lemah nya pengawasan dari dinas PUPR membuat kecurangan dalam sebuah proyek peningkatan jalan yang didanai dari hasil pajak uang rakyat semakin menjadi jadi dan terkesan lumrah.

Proyek dengan anggaran Rp.144.208.000,- (Seratus Empat Puluh Empat Juta Dua ratus Delapan ribu) tersebut di duga lakukan kecurangan patal karna terindikasi tumpang tindih, dan diduga tanpa pengawasan dari pihak terkait.

Hingga berita ini terbit pihak Cv.Angka Wijaya Persada belum bisa di mintai keterangan, bahkan seolah olah menghindar dengan memblokir nomor whatsapp awak media Dpnews Indonesia.

Baca juga :  Rupiah Melemah ke Level Rekor Rp 17.600 per Dolar AS, Inflasi dan Biaya Produksi Terancam Naik
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!