Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Mengaku Oknum Anggota TNI, Diduga Lakukan Pemukulan dan Menghalangi Tugas Wartawan

538
×

Mengaku Oknum Anggota TNI, Diduga Lakukan Pemukulan dan Menghalangi Tugas Wartawan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bekasi – Hotma Tumangger, seorang wartawan Global Expose TV menjadi korban sasaran pemukulan, saat menjalankan aktifitas jurnalistik berupa peliputan peristiwa dugaan tindakan pengancaman di Jalan Bumi Sampurna Indah B 3 NO. 6, Jaya Sampurna Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi 21/9. Sabtu, 28/9/2024.

Hotma Tumangger mengungkapkan bahwa dirinya ketika sedang melakukan peliputan terkait sebuah peristiwa dugaan tindak pidana pengancaman tersebut, tiba-tiba dihampiri oleh seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI dari Dispen Angkatan Udara.

Baca juga :  Tabrakan Beruntun di Cianjur, Satu Orang Meninggal Dunia

Oknum yang mengaku sebagai anggota TNI tersebut diduga melakukan penghalang-halangan kegiatan wartawan dan langsung melakukan pemukulan setelah mengancam korban agar tidak melanjutkan kegiatannya.

“Oknum yang mengaku anggota TNI itu menghalangi saya dan langsung melakukan pemukulan kepada saya ketika saya sedang menjalankan kegiatan peliputan,” ungkap Hotma Tumangger.

Hotma menambahkan bahwa oknum tersebut dengan arogan mengancam wartawan dengan kata-kata yang sangat kasar.

“Tindakan oknum itu, kasar sekali. Kata-katanya sangat tidak pantas didengar dan tampak temperamental”, tambahnya.

Baca juga :  Kalapas Cianjur Gagalkan Penyelundupan Cairan Diduga Narkoba Sintetis, Pelaku Gunakan KTP Palsu

Atas peristiwa tersebut, Hotma Tumangger menegaskan bahwa dirinya akan melakukan langkah hukum terhadap tindakan oknum tersebut kepada pihak yang berwenang.

“Saya akan melaporkan tindakan oknum itu kepada Aparat Penegak Hukum kepolisian dan Polisi Militer,” pungkasnya.

Kejadian ini pun segera mendapat perhatian dari berbagai kalangan, terutama komunitas jurnalis yang menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap kebebasan pers. Beberapa Organisasi Wartawan mendesak agar oknum tersebut ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Angkatan Udara belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan anggotanya.

Baca juga :  Kodim 0619 dan Polres Purwakarta Menggelar Silaturahmi dengan DPC Apdesi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!