Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan KriminalPekerja Migran Indonesia

Depresi Akibat Sakit Yang Diderita, Warga Desa Paningkiran-Majalengka Ditemukan Tewas Gantung Diri

543
×

Depresi Akibat Sakit Yang Diderita, Warga Desa Paningkiran-Majalengka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Warga Kabupaten Majalengka nekat mengakhiri hidup dengan menggunakan seutas tali tambang berwarna kuning, pada Sabtu (28/12/2024) sekira pukul 21.00 WIB.

Korban berinisial T (72) ditemukan tewas gantung diri di pintu kamar mandi kediamannya yang beralamat di Blok 3 RT 03 RW 04 Desa Paningkiran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Baca juga :  Pembuangan Sembarangan Limbah Cair B3 Meresahkan Warga di 2 Desa

Danramil 1711 Sumberjaya Kapten Inf Iyus Ibnu Khajar mengatakan, korban di temukan meninggal dunia akibat gantung diri dengan menggunakan seutas tali tambang warna kuning oleh saksi/keluarga korban.

“Pada saat kejadian kedua saksi S dan N mau masuk ke dalam rumah, namun rumah dalam keadaan terkunci. Merasa curiga dipanggil tidak ada jawaban dari dalam sehingga saksi masuk melalui jendela kamar depan,” ucap Danramil.

Ia menjelaskan, saat berada didalam rumah saksi mengecek kamar satu persatu namun korban tidak ada, pada saat ke dapur korban ditemukan sudah tergantung di pintu kamar mandi dengan menggunakan tambang warna kuning dalam keadaan meninggal.

Saksi melaporkan kejadian tersebut kepada aparat terkait dan meminta pertolongan kepada tetangganya dan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.

Baca juga :  Panglima TNI Kunjungi Markas Angkatan Bersenjata Perancis

Aparat gabungan dari Koramil 1711 Sumberjaya, Polsek Sumberjaya dan tim Inafis Polres Majalengka beserta Timkes Puskesmas Sumberjaya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP kemudian mengevakuasi jenazah korban.

“Hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas Sumberjaya dan Inafis Polres Majalengka tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan ditubuh korban,” ujarnya.

“Pihak keluarga menolak untuk mengautopsi jenazah korban, serta menyadari bahwa kejadian tersebut adalah merupakan musibah disebabkan korban mengalami depresi akibat sakit yang di deritanya,” pungkas Danramil.

Baca juga :  Wujud Syukur Dandim Serahkan Hewan Qurban 1445 H 2024
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!