Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Sumbangan Partisipasi Sebesar 900 Ribu Jadi Pertanyaan Orang Tua Siswa SMKN 1 Campaka

688
×

Sumbangan Partisipasi Sebesar 900 Ribu Jadi Pertanyaan Orang Tua Siswa SMKN 1 Campaka

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Adit (36) Salah satu orang tua murid dari 300 siswa kelas 12 SMK Negeri 1 Campaka mendatangi sekolah untuk mengklarifikasi adanya iuran sumbangan atau partisipasi sebesar 900 ribu rupiah yang dibebankan sekolah kepada murid kelas 12 di sekolah tersebut.

Menurutnya bahwa ia belum begitu memahami dan ingin mengetahui peruntukan sumbangan atau partisipasi 900 ribu rupiah tersebut.

Baca juga :  Pertandingan Indonesia vs Timur Leste Merubah Klasemen Grup F

“Saya ingin mengklarifikasi 900 ribu itu untuk apa saja,” katanya kepada awak media di halaman parkir SMK Negeri 1 Campaka, Senin, (17/2/25).

Iya menuturkan bahwa bagi dirinya iuran ataupun sumbangan dengan angka 900 ribu tidak begitu memberatkan. Namun dirinya ingin mengetahui peruntukan uang tersebut.

Baca juga :  Babinsa Jalin Silaturahmi Dengan Warga Binaan

“Tadi sudah diklarifikasi oleh pihak sekolah, katanya untuk pembangunan Toilet dan biaya Perpisahan. Saya ingin tahu juga apakah biaya pembangunan WC itu dibebankan kepada orang tua murid,” ungkapnya heran.

Ia juga mengaku bahwa dirinya belum pernah mendapatkan undangan rapat perihal sumbangan yang ditentukan angkanya tersebut.

“Untuk hal ini saya belum mendapatkan undangan rapat dari Komite atau pun sekolah mungkin waktu itu saya lagi ada pekerjaan jadi mungkin saat itu undangannya tidak sampe dan saya juga tidak ikut rapat. Maka dari itu saya datang kesini untuk mengklarifikasinya,” ujarnya.

Baca juga :  Sidang Lanjutan Kasus Imam Sholeh Driver Pertamina Kuasa Hukum Kritik Keterangan Saksi

Sementara pihak sekolah melalui Kasubag, Suherman, didampingi Salah satu Wali kelas 12, membenarkan adanya iuran sebesar 900 ribu rupiah tersebut.

“Benar pak 900 ribu itu untuk perpisahan, karena anak anak ingin ada perpisahan karena itu suatu momen dan sisanya itu untuk pembuatan WC atau Toilet para siswa/i,” katanya.

Baca juga :  BI Ungkap Penyebab Rupiah Terus Melemah terhadap Dolar AS Saat Libur Idul Adha

Ia menjelaskan jika dari 900 ribu tersebut yang dipergunakan untuk sumbangan atau partisipasi pembuatan wc sebesar 300 ribu rupiah.⁴

“Sumbangan untuk pembuatan toilet ini hanya untuk kelas 12 saja dan ini semua sudah hasil kesepakatan para orang tua siswa dan Komite pada rapat dulu,” ungkapnya.

Baca juga :  Pemerintahan Desa Warudoyong Bekerjasama Dengan CV. Hexapator Elektrik Gelar Sosialisasi dan Simulasi Bencana Alam dan Non Alam
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!