Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Atap SDN 3 Mirat Ambruk, Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka Minta Dinas PUTR Investigasi Total

91
×

Atap SDN 3 Mirat Ambruk, Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka Minta Dinas PUTR Investigasi Total

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Insiden Ambruknya atap baja ringan d tiga ruang kelas SDN Mirat 3 , Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka memicu reaksi cepat dari komisi III DPRD Kabupaten Majalengka. Pihak legislatif mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR) segera melaksanakan Investigasi menyeluruh atas kelemahan struktur bangunan.

Peristiwa yang menimpa ruang kelas 1,2 dan 3 tersebut diduga akibat kontruksi baja ringan yang tidak mampu menahan beban, terutama saat cuaca ekstrem, menyebabkan material reruntuhan menimpa meja dan kursi.

Baca juga :  Prajurit Buaya Putih Kostrad Bagi-Bagi Buku Tulis Untuk Anak-Anak Kampung Kago

Ketua komisi DPRD Majalengka H. Iing Misbahudin, S.M, S.H ,menegaskan bahwa kejadian ini adalah “alarm” keras terhadap kualitas proyek pembangunan fisik di wilayah tersebut. Ia meminta Danas PUTR tidak hanya memeriksa SDN Mirat 3, tetapi mengaudit seluruh proyek pembangunan sekolah yang menggunakan material serupa.

Baca juga :  Istri dan Dua Anak Bandar Narkoba Ko Erwin Ditangkap Bareskrim Polri Terkait Pencucian Uang

“Kami meminta Dinas PUTR , segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Apakah ini karena spesifikasi teknis (spek) material yang tidak sesuai atau kesalahan dalam pola pembangunan dalam kontruksi baja ringan,” ujar ketua Komisi Selasa 5 /5/2026.

Pihak DRPD menyoroti potensi adanya ketidak sesuaian dalam spesifikas teknis seperti jarak antara kuda – kuda yang lebih dari 1 meter atau adanya kelalaian dalam pengawasan mutu pengerjaan , mengingat proyek sekolah seharusnya memenuhi standar keamanan yangrketat.

Baca juga :  Bahaya Menggunakan WiFi Ilegal: Ancaman Keamanan Data Hingga Sanksi Hukum

“Kasus SDN Mirat 3 ini baru temuan kasat mata , kita perlu penelusuran lebih dalam. Audit harus dilakukan secara konsisten dilapangan untuk menjamin keamanan siswa dan guru,” tambahnya.

Saat ini lokasi kejadian telah ditinjau dan aktivitas belajar mengajar dikelas terdampak dipindahkan sementara.DPRD Majalengka menegaskan akan mengawali proses investigasi ini hingga tuntas guna memastikan pertanggung jawaban pihak pelaksana proyek.

Baca juga :  KPU Purwakarta Bersama Pers Adakan Acara Gathering Guna Sosialisasikan, Pencalonan Pilkada Tahun 2024-2029
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!