Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan di Empat Provinsi, 76 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

103
×

BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan di Empat Provinsi, 76 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk Dasarian II Oktober 2026 (periode 11–20 Oktober). Sekitar 76 persen wilayah Indonesia masih berada dalam musim kemarau.​

Status Awas (tingkat peringatan tertinggi) berlaku untuk seluruh wilayah empat provinsi, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, dan Gorontalo.​

Baca juga :  Hajat Nikah Jadi Maut: Tuan Rumah Resepsi Nikah Tewas Dianiaya Preman Gegara tak Beri Jatah Miras

Selain itu, status Awas juga mencakup sebagian wilayah di sejumlah provinsi lain, antara lain Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Selatan.​

BMKG juga menetapkan kategori Siaga dan Waspada di sebagian wilayah yang sama, termasuk beberapa kabupaten/kota di Bali, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Selatan, serta wilayah lain di NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.​

Kekeringan meteorologis terjadi ketika curah hujan berada di bawah normal dalam periode tertentu. Kondisi ini berpotensi mengurangi ketersediaan air untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian, sekaligus meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menghemat penggunaan air, menghindari pembakaran lahan atau sampah, serta membatasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari jika memungkinkan. Informasi lengkap dan peta peringatan dapat diakses melalui laman resmi BMKG.

Baca juga :  Bupati Purwakarta Lantik Empat Kades PAW di Desa Ganda Mekar Kecamatan Plered
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!