Dpnews Indonesia || Cianjur – Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini diwarnai aksi nyata di perbatasan Cianjur dan Bandung Barat. Forkopimcam Haurwangi bersama Citarum Harum Sektor 6 menginisiasi gerakan “Jumat ASRI”, singkatan dari Aman, Sehat, Resik, Indah, sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat 5 Juni 2026 ini menyasar sejumlah titik strategis. Mulai dari jalur jalan nasional penghubung Kabupaten Cianjur dan KBB, area rest area, hingga lingkungan sekitar Masjid Al-Muchtar di Desa Haurwangi. Pemilihan lokasi bukan tanpa alasan, karena kawasan tersebut menjadi wajah pertama Cianjur bagi para pelintas.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci suksesnya aksi bersih-bersih massal ini. Terlihat jajaran UPTD, Pemerintah Desa, OKP dan Ormas, personel Sub Sektor Citarum Harum, serta puluhan pelajar dari SMKN 1 Haurwangi dan SMK Nurul Hidayah Pasundan bahu membahu memungut sampah dan merapikan fasilitas publik.
Camat Haurwangi Yadi Supriyadi menegaskan, peringatan tahun ini harus lebih dari seremoni. Menurutnya, Haurwangi sebagai gerbang masuk utama Kabupaten Cianjur perlu menjaga citra kebersihan agar memberi kesan baik bagi warga dan wisatawan yang melintas.
Jumat 5 Juni bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kami mengajak semua unsur melaksanakan kerja bakti bersih-bersih di sepanjang jalan nasional perbatasan Cianjur-Bandung, juga di sekitar Masjid Al-Muchtar dan rest area,” ujar Yadi di sela kegiatan.
Tema global tahun ini, “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, menjadi landasan gerakan Jumat ASRI. Yadi berharap semangat ini tidak berhenti pada satu hari, melainkan bergulir ke tingkat kampung sehingga setiap masyarakat ikut menjaga lingkungan di wilayahnya masing-masing.
Partisipasi pelajar menjadi pemandangan yang menarik. Kehadiran siswa SMKN 1 Haurwangi dan SMK Nurul Hidayah Pasundan menunjukkan bahwa pendidikan karakter peduli lingkungan mulai tumbuh sejak bangku sekolah. Mereka tidak hanya membersihkan, tetapi juga belajar arti tanggung jawab terhadap ruang publik.
Gerakan ini juga menjadi respons terhadap tantangan perubahan iklim. Melalui aksi kecil seperti memungut sampah dan merapikan fasilitas, Forkopimcam ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga iklim dimulai dari kebiasaan menjaga lingkungan terdekat.
Ke depan, Forkopimcam Haurwangi menargetkan wajah perbatasan Cianjur tetap asri dan indah. Harapannya, Jumat ASRI menjadi stimulus berkelanjutan agar warga menjadikan kebersihan sebagai budaya, bukan sekadar agenda tahunan.











