Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Dinkes Kota Tangerang Imbau Waspadai Gangguan Pernapasan Imbas Meluasnya Abu Vulkanik Anak Krakatau

24
×

Dinkes Kota Tangerang Imbau Waspadai Gangguan Pernapasan Imbas Meluasnya Abu Vulkanik Anak Krakatau

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan akibat sebaran abu vulkanik yang meluas dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyatakan paparan abu vulkanik berpotensi mengganggu sistem pernapasan. Partikel halus yang terhirup dapat memicu keluhan seperti batuk, tenggorokan tidak nyaman, hidung berair, hingga sesak napas pada kondisi tertentu. Selain itu, abu tersebut juga dapat menimbulkan iritasi pada mata dan kulit.

Baca juga :  Timnas Indonesia Ditangan Pelatih John Herdman Akankah Lebih Baik

Imbauan ini disampaikan menyusul laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang menyebutkan sebagian besar wilayah setempat, termasuk kawasan Karang Tengah yang berbatasan dengan Jakarta, telah terdampak sebaran abu vulkanik. Erupsi Gunung Anak Krakatau berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) malam dan terus berlanjut.

Dinkes menekankan kelompok rentan, yakni anak-anak, lansia, serta warga dengan riwayat gangguan pernapasan, perlu lebih berhati-hati. Masyarakat diminta menghindari paparan langsung, terutama saat kualitas udara di lingkungan sekitar menurun, dengan mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan pelindung diri jika terpaksa keluar.

Warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar abu disarankan segera melakukan penanganan mandiri. Apabila gejala berlanjut atau memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pemerintah Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kewaspadaan demi melindungi kesehatan di tengah kondisi sebaran abu vulkanik yang masih berlangsung.

Baca juga :  Polda Lampung Siapkan Mitigasi Kesehatan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!