Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Duka di Tanah Pasundan: Dua Jenazah Korban Penembakan KKB Tiba di Purwakarta

532
×

Duka di Tanah Pasundan: Dua Jenazah Korban Penembakan KKB Tiba di Purwakarta

Sebarkan artikel ini

Keduanya tewas dalam insiden penembakan brutal yang terjadi di Wamena, Papua, pada Rabu pagi, 4 Juni 2025, sekitar pukul 08.30 WIT.

Dpnews Indonesia || Purwakarta – Dua jenazah warga asal Purwakarta yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua akhirnya tiba di kampung halaman mereka, Kamis malam, 5 Juni 2025, pukul 23.20 WIB, dalam suasana duka yang mendalam.

Kedua korban adalah Saepudin (39), warga Desa Sukajadi, Kecamatan Pondok Salam, dan Rahmat Hidayat, warga Bongas Kidul, Desa Kertajaya, Kecamatan Pasawahan. Keduanya tewas dalam insiden penembakan brutal yang terjadi di Wamena, Papua, pada Rabu pagi, 4 Juni 2025, sekitar pukul 08.30 WIT.

Baca juga :  Ratusan Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Operasi Katarak Gratis di RS Hafizh Cianjur

Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan warga setempat. Sang ibu korban, dalam kesedihannya, menyerahkan segalanya kepada kehendak Ilahi.

“Saya pasrah pada takdir Allah atas musibah ini. Semoga pelaku penembakan segera ditangkap. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang membantu kepulangan anak saya dari Wamena ke sini,” ucap ibu almarhum dengan mata berkaca-kaca.

Kecaman Keras dari Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Sekretaris Kecamatan Pondok Salam, Heri Heriyana, S.E., M.M.K.P, menyatakan duka mendalam atas wafatnya dua putra daerah dan mengecam keras aksi kekerasan bersenjata yang menimpa mereka.

Baca juga :  Wujudkan Keamanan Warga, TNI/Polri dan Pemkab Gelar Cipta Kondisi di Wilayah Cianjur

“Kami mengutuk keras insiden yang merenggut nyawa dua warga kami. Semoga pelaku keji ini segera ditangkap dan diadili. Atas nama pemerintah daerah, kami turut berduka dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya,” ujar Heri saat menyambut kedatangan jenazah.

Duka dan Solidaritas dari Tanah Papua
Pengawalan jenazah dari Papua ke Purwakarta juga dihadiri oleh Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Wamena, Entis Sutisna, yang menegaskan bahwa pemulangan kedua korban merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dari berbagai pihak.

Baca juga :  Repdem Berharap Kejari Purwakarta Tegakkan Hukum Terhadap Oknum Pejabat Pemda Maupun Desa

“Semua biaya transportasi dan logistik ditanggung oleh pihak RSUD Wamena dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Wamena, tempat almarhum bekerja. Saya datang sebagai bentuk solidaritas dan rasa duka yang mendalam,” kata Entis.

tim media purwakarta akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk proses hukum terhadap para pelaku yang bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan di Papua. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban, namun harapan keadilan tetap menyala di tengah kabut duka.

Baca juga :  Sinergitas TNI-Polri di Majalengka, Wujudkan Lingkungan Bersih Lewat Giat Geber
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!