Dpnews Indonesia || Jakarta – Kabar duka mendalam menyelimuti insan pers Tanah Air. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, wafat pada Sabtu dini hari, pukul 00.10 WIB, di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta. Almarhum menghembuskan napas terakhir di usia 54 tahun akibat serangan jantung.
Kepergian Zulmansyah terbilang mendadak. Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum masih sempat menghadiri Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam, 17 November, di Kampus LSPR, Jakarta. Dalam acara tersebut, ia tampak aktif berdiskusi dan bersilaturahmi dengan rekan-rekan seprofesi.
Usai kegiatan, almarhum bersama sejumlah pengurus PWI Pusat melanjutkan agenda makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat. Namun sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi Zulmansyah tiba-tiba menurun drastis. Ia mengeluhkan sesak napas hebat disertai lemas dan muntah-muntah, yang diduga sebagai tanda serangan jantung akut.
Rekan-rekan yang mendampingi segera melarikannya ke IGD Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapat penanganan darurat. Tim dokter mendiagnosis almarhum mengalami serangan jantung, yang diperparah dengan riwayat penyakit jantung yang memang telah lama diidapnya. Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk tindakan lanjutan.
Namun takdir berkata lain. Di tengah upaya medis yang intensif, kondisi Zulmansyah terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB. Kabar ini dengan cepat menyebar di kalangan wartawan dan langsung menimbulkan duka mendalam.
Bagi keluarga besar PWI, sosok Zulmansyah bukan sekadar pengurus. Ia dikenal sebagai aktivis organisasi yang tangguh, ramah, dan selalu riang di setiap kesempatan. Gaya bicaranya yang lugas namun hangat membuatnya mudah diterima semua kalangan, dari wartawan senior hingga anggota muda.
Jejak pengabdiannya di PWI terbilang panjang dan penuh warna. Zulmansyah pernah mengemban amanah sebagai Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode, 2017–2022 dan 2022–2027. Di tingkat pusat, ia dipercaya sebagai Ketua Bidang Organisasi PWI hasil Kongres ke-24 di Bandung tahun 2023, lalu sempat menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum dalam masa transisi organisasi.
Puncak pengabdiannya berlanjut ketika ia terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa, sebelum akhirnya menjabat Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat. Dalam proses tersebut, almarhum disebut sebagai salah satu figur kunci yang merajut kembali persatuan PWI setelah sempat mengalami dualisme kepengurusan.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengaku sangat kehilangan. “Kami kehilangan kader terbaik yang total dan loyal untuk organisasi. Energi dan dedikasi Almarhum Zulmansyah akan selalu menjadi teladan bagi kami semua,” ujarnya pada Sabtu pagi, 18 November, dengan suara bergetar. Ia juga meminta seluruh anggota PWI untuk mendoakan almarhum.
Hingga saat ini, keluarga besar PWI bersama kerabat masih mengatur prosesi pemakaman almarhum. Rencananya jenazah akan disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di tempat peristirahatan terakhir. Keluarga besar PWI Pusat memohon doa dari seluruh insan pers dan masyarakat Indonesia agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.











