Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Kebakaran Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Meluas, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api

92
×

Kebakaran Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Meluas, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Kebakaran melanda sebagian kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) sejak Kamis (6/8/2026). Hingga Minggu (9/8/2026), sejumlah titik api dan bara masih menyala di tengah kondisi kemarau panjang serta angin kencang.

Kebakaran menghanguskan vegetasi di lereng gunung dan menimbulkan asap tebal yang terlihat dari sejumlah titik. Berdasarkan pemantauan di lapangan, luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

Baca juga :  Satgas Citarum Harum Sektor 12 Rela Berenang di Waduk Cirata Bersihkan Hamparan Gulma Eceng Gondok

BPBD Kabupaten Cianjur bersama tim gabungan telah melakukan penanganan di sejumlah titik. Dua lokasi yang menjadi fokus utama yakni Puncak Sela dan Kawah Wadon.

“Bara api di beberapa lokasi masih belum sepenuhnya padam. Angin kencang juga berpotensi memicu munculnya kembali titik api,” ujar anggota BPBD Cianjur, Handri.

Di Kawah Wadon, petugas masih menemukan bara di sela semak dan tanah. Kondisi tersebut dinilai rawan karena angin yang berubah-ubah dapat mempercepat penyebaran api.

Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan tiga unit jersuter. Karena medan terjal, air diangkut menggunakan wadah berkapasitas lima liter secara bertahap. Petugas juga membuat parit pembatas untuk mengisolasi titik api agar tidak meluas.

Baca juga :  Warga Perumahan Villa Kencana Cikarang RT001/011 Adakan Kerja Bakti

Penanganan melibatkan personel gabungan dari BPBD, Damkar Cianjur, Manggala Agni, relawan, komunitas pecinta alam, masyarakat, Destana Cimacan, serta sejumlah organisasi lainnya.

Hingga Minggu malam, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung. Petugas juga melakukan pemantauan secara intensif untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Masyarakat diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran serta turut mencegah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama kondisi kemarau ekstrem.

Baca juga :  Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Lapas Kelas IIB Cianjur Bahas Proses Pengusulan Integrasi dan Pengangkatan Tamping
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!