Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Kemen HAM Merasa Direndahkan Atas Tuduhan Manipulasi Partisipasi dari Komnas HAM

104
×

Kemen HAM Merasa Direndahkan Atas Tuduhan Manipulasi Partisipasi dari Komnas HAM

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan merasa direndahkan menyusul tuduhan yang dilontarkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait dugaan manipulasi partisipasi dalam suatu proses yang melibatkan kedua lembaga tersebut.

Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia Kemenkumham, diwakili oleh juru bicaranya, menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar dan mencerminkan sikap tidak menghargai kerja keras pemerintah dalam melindungi dan memajukan HAM di Indonesia.

Baca juga :  Dugaan Pungutan Pembuatan MCK SDN Bojong Sari 3 Sukaluyu, DI Soal Orang Tua Siswa

“Kami merasa ini adalah upaya merendahkan institusi negara yang telah bekerja secara transparan. Tuduhan manipulasi partisipasi sama sekali tidak didukung bukti yang jelas,” ujar juru bicara Kemenkumham dalam keterangan resminya, Sabtu (30/5/2026).

Komnas HAM sebelumnya menyampaikan kritik terhadap penyelenggaraan suatu kegiatan atau mekanisme partisipasi publik yang dinilai kurang inklusif dan diduga dimanipulasi. Namun, hingga berita ini diturunkan, Komnas HAM belum merilis keterangan resmi terbaru menanggapi respons Kemenkumham.

Baca juga :  Pengerjaan Cor Tiang PJU di Jalan Raya Pelabuhan II Lembursitu Dinilai Tak Layak

Kedua lembaga negara ini kerap terlibat dalam isu-isu sensitif terkait penegakan hak asasi manusia, termasuk pemantauan dan advokasi kebijakan pemerintah. Perselisihan terbaru ini dikhawatirkan dapat memengaruhi koordinasi antarlembaga dalam penanganan kasus HAM ke depan.

Kemenkumham menegaskan akan terus membuka ruang dialog konstruktif dengan Komnas HAM demi menjaga marwah dan efektivitas kerja sama kedua institusi dalam melindungi HAM masyarakat Indonesia.

Baca juga :  Lima Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih Meninggal Saat Latihan Dasar Militer, Komnas HAM Desak Penghentian Program
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!