Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Krisis Air Bersih Meluas di Cianjur, Satgas Citarum Harum Salurkan Puluhan Ribu Liter Air untuk Warga Terdampak

41
×

Krisis Air Bersih Meluas di Cianjur, Satgas Citarum Harum Salurkan Puluhan Ribu Liter Air untuk Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Krisis air bersih kembali melanda sebagian wilayah Kabupaten Cianjur akibat dampak panjang El Nino tahun ini yang dijuluki Godzilla oleh warga. Kekeringan yang berkepanjangan membuat debit sumber air menyusut drastis, sehingga ribuan kepala keluarga kesulitan mendapatkan air layak pakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah RW 03 Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi. Di sana, sebanyak 450 Kepala Keluarga terpaksa membeli air bersih dengan harga Rp 2.500 per jerigen. Harga itu terasa berat bagi warga yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan buruh harian.

Baca juga :  Satgas Citarum Harum Sektor 12 Angkat Gulma Eceng Gondok di Dermaga Coklat

Merespons kondisi tersebut, Sektor 6 Citarum Harum bergerak cepat melakukan aksi kepedulian sosial. Pendistribusian air bersih dilakukan secara terpusat di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Ciranjang dan Kecamatan Haurwangi. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat hingga musim hujan tiba.

Sebanyak 6 unit mobil tangki air dikerahkan dalam penyaluran kali ini. Titik distribusi utama berada di Desa Sindangsari, Desa Haurwangi, dan Desa Sukasirna. Setiap tangki membawa kapasitas sekitar 8.000 liter air bersih siap pakai, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai puluhan ribu liter.

Komandan Sektor 6 Citarum Harum, Kolonel Inf. Jhonson Mangasitua Sitorus, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Satgas terhadap masyarakat DAS Citarum. Ia menegaskan bahwa penanganan krisis air tidak bisa dilakukan sendiri oleh TNI dan pemerintah saja.

Kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur juga bisa berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah ini. Mungkin nanti dari CSR perusahaan bisa menyisihkan dana untuk pembuatan sumur bor di titik-titik tertentu, agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan tangki, ujar Kolonel Jhonson di sela-sela penyaluran.

Menurutnya, solusi jangka panjang seperti sumur bor dan konservasi sumber air sangat dibutuhkan agar warga tidak kembali mengalami kesulitan saat kemarau panjang datang lagi. Pihaknya akan terus berupaya mengupayakan kerjasama tersebut agar bisa segera diwujudkan.

Baca juga :  Presiden Prabowo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo

Aksi kemanusiaan ini juga tidak lepas dari dukungan sektor swasta. Sektor 6 Citarum Harum menggandeng sejumlah perusahaan, di antaranya PT Tirta Presindo Jaya Plant Cianjur dan PT Pau Yeun Indonesia. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa dunia usaha turut hadir saat masyarakat membutuhkan.

Rafi, perwakilan dari PT Tirta Presindo Jaya, menyampaikan bahwa pihaknya memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berprinsip harus selalu membantu masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Ini salah satu bentuk nyata kami di tengah musim kemarau yang infonya bisa berlangsung panjang sampai Januari,jelasnya.

Ia menambahkan, air yang disalurkan merupakan air siap minum dengan kualitas terbaik langsung dari sumber mata air perusahaan. Kami tidak berjalan sendiri. Kami berkolaborasi dengan Satgas Citarum. Dari pihak Satgas yang menghubungi kami, dan kami jalani bersama demi kebutuhan masyarakat sekitar, tambah Rafi.

Apresiasi juga datang dari warga penerima manfaat. Sudara Acaeng, selaku Ketua RW 03 Desa Haurwangi, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Warga kami sangat terbantu dengan adanya air bersih ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut selama musim kemarau, tutupnya.

Baca juga :  Satgas Citarum Harum Sektor 12 Angkat Hamparan Gulma Eceng Gondok di Waduk Cirata
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!