Dpnews Indonesia || Cianjur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Cianjur menciptakan pertanian mandiri untuk memperkuat ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan warga binaan. Pertanian ini terdiri dari berbagai jenis komoditas, seperti perikanan, peternakan ayam, dan sayur-mayur.
Pertanian mandiri di Lapas Kabupaten Cianjur menghasilkan berbagai jenis komoditas, seperti lele, ayam petelur, cabai rawit, selada, dan tomat. Dengan adanya pertanian mandiri, Lapas Kabupaten Cianjur dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan dan memberikan mereka keterampilan yang berguna.
Pertanian mandiri ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan 5% warga binaan. Manfaatnya antara lain meningkatkan ketersediaan pangan yang sehat dan bergizi, memberikan keterampilan dan pengetahuan tentang pertanian dan peternakan, serta meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri warga binaan.
Dengan adanya pertanian mandiri, warga binaan dapat memperoleh makanan yang sehat dan bergizi, serta memiliki keterampilan yang berguna untuk masa depan. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan dan membantu mereka menjadi lebih mandiri.
Pertanian mandiri di Lapas Kabupaten Cianjur merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Dengan menciptakan pertanian mandiri, Lapas Kabupaten Cianjur dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan dan memberikan mereka keterampilan yang berguna, serta memperkuat ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan warga binaan.











