Scroll untuk baca artikel
BeritaKesehatan

Lautan Sampah di Pasar Baleendah Meluber ke Jalan, Sekda Jabar Turun Langsung Sidak

134
×

Lautan Sampah di Pasar Baleendah Meluber ke Jalan, Sekda Jabar Turun Langsung Sidak

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bandung – Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, menggunung hingga meluber ke badan jalan. Kondisi tersebut memicu keprihatinan dan langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Kamis (30/4/2026). Saat meninjau langsung, Herman menggambarkan kondisi TPS sebagai “lautan sampah” yang menyulitkan akses.

Baca juga :  Konsultan Supervisi Pada Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Kementrian Agama Kabupaten Majalengka di Duga Tidak Profesional

“Saksikan sendiri, ini sudah seperti lautan sampah. Jalan hampir tertutup, bahkan saya tadi masuk juga susah,” ujar Herman di lokasi, seperti dikutip dari berbagai laporan media.

Tumpukan sampah yang memanjang sekitar 100 meter dengan tinggi mencapai satu meter tersebut telah menumpuk sejak pasca-Lebaran. Sampah tidak hanya memenuhi area TPS, tetapi juga menutup sebagian jalan akses dan saluran drainase, sehingga menimbulkan bau menyengat dan berpotensi mengganggu aktivitas warga serta pedagang pasar.

Baca juga :  Satgas Citarum Harum Sektor 6 Gencarkan LOSEDA di Cianjur, Edukasi Warga Kelola Sampah dari Sumbernya

Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemprov Jabar bersama Pemerintah Kabupaten Bandung segera mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan belasan truk besar untuk mengangkut sampah. Penanganan darurat ini ditargetkan selesai dalam tiga hari.

Herman juga menyoroti pengelolaan sampah di pasar tradisional. Ia menyatakan keterkejutannya karena terdapat potensi iuran kebersihan hingga Rp 42 juta per bulan, namun pengelolaan masih belum optimal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara provinsi dan kabupaten agar ke depan penanganan sampah dapat dilakukan secara mandiri dan lebih sistematis, termasuk pemilahan serta pemanfaatan sampah menjadi pupuk atau gas.

Baca juga :  Haryanto SE Caleg Dari Partai Demokrat Mendapatkan Suara Terbanyak di 5 Kecamatan

Saat ini, proses pengangkutan sampah sudah berjalan di lokasi. Pihak terkait di Kabupaten Bandung menyatakan akan memperbaiki sistem pengelolaan agar permasalahan serupa tidak terulang.

Kondisi ini menjadi pengingat bagi pengelola pasar tradisional untuk meningkatkan disiplin pengelolaan sampah demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

Baca juga :  Milad FPMI DPD Cianjur Yang ke 6 Berikan Santunan Puluhan Anak Yatim
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!