Dpnews Indonesia || Karawang – Salah satu Oknum ketua RT Kinerjanya Disoroti oleh LSM Laskar NKRI Diduga mementingkan golongannya di Dusun Krajan RT. 020/004 desa Kemiri kecamatan Jayakerta kabupaten Karawang. Rabu, 07/08/204.
Hal tersebut membuat anggota LSM Laskar NKRI Desa Kemiri Fauzi angkat bicara, pada awak media Fauzi menjelaskan bahwa oknum ketua RT tersebut tidak pernah memberikan informasi berdasarkan laporan salah seorang warga.
“Setiap ada kegiatan untuk masyarakat oknum ketua RT tersebut tidak pernah melakukan pemberitahuan pada salah satu warganya pada waktu di tanya hanya diam dan oknum ketua RT ini tidak pantas di sebut memimpin apalagi di jadikan sebagai ketua RT karena tugas seorang RT adalah sebagai pelayan warganya,” jelas Fauzi.
Fauzi selaku sosial kontrol dari LSM Laskar NKRI mendapat laporan dari salah seorang warga bahwa kalau setiap ada turun bantuan pasti warga di minta uang alasannya untuk uang ganti sebagai ongkos bensin dan lain sebagainya.
Menurut Fauzi oknum RT seperti ini tidak pantas berada dalam lingkungan pemerintahan desa, selain suka mementingkan golongan dia juga arogan terhadap warganya.
“Oknum RT ini juga arogan kepada salah satu warganya tiap di tanya soal bantuan selalu menjawab dengan bahasa nada yang keras bukannya pengarahan, oknum yang ini memang tidak pantas di sebut sebagi pelayan masyarakat karena gaji dan fasilitas sudah di anggarkan dari negara untuk di tiap – tiap tingkat desa dan kalau di rasa sebagai pelayan masyarakat kurang, jangan pernah jadi pelayan di pemerintahan untuk masyarakat karena ini bukan bisnis karena ini adalah benar – benar abdi negara yang rela melayan masyarakat ataupun warga. Karena itu fungsi sebagai salah satu tugas abdi negara,” ujar kang Fauzy anggota LSM Laskar NKRI yang ada di desa Kemiri.
Menurut Fauzi iya angkat bicara dalam pemberitaan ini adalah bentuk sosial kontrol sebagai seorang anggota LSM Laskar NKRI di DPC kecamatan Jayakerta.
Fauzi juga berpesan untuk pemdes Kemiri agar lakukan pembinaan agar kinerja ketua RT di pemerintahan desa Kemiri lebih baik dan Kepala desa Kemiri harus melakukan pembinaan pada jajarannya sebagai pelayan masyarakat.
“Saya berharap di setiap desa agar ada pembinaan terhadap ketua RT. Khususnya di desa Kemiri ini di dusun Krajan, karna banyak warga yang mengeluh kepada saya terkait Ketua RT nya,” tutupnya.











