Dpnews Indonesia || Sukabumi – Polemik dugaan raibnya logistik Bantuan Sosial (Bansos) Bantuan Pangan (Banpang) berupa 1 ton beras dan 20 liter minyak goreng di Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, mendapat klarifikasi resmi dari pihak kelurahan.
Dalam wawancara khusus pada Sabtu (1/8/2026), Lurah Baros, Neneng Yuliani, S.IP., didampingi Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Baros, H. Nandang Suherman, menegaskan bahwa informasi mengenai hilangnya bantuan pangan maupun dugaan adanya uang pengganti dari relawan tidak benar.
Neneng menyampaikan bahwa seluruh proses penyaluran Bantuan Pangan telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku. Berdasarkan laporan dari Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), seluruh bantuan telah diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Berdasarkan laporan PSM, mulai dari penyaluran tahap pertama hingga terakhir pada Maret lalu, seluruh bantuan telah tersalurkan 100 persen kepada KPM. Informasi yang menyebut bantuan hilang tidak benar,” ujarnya.
Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya menerima uang pengganti atas dugaan kehilangan bantuan.
“Saya tidak pernah menerima uang sepeser pun dari PSM ataupun pihak mana pun sebagai pengganti beras yang disebut hilang. Informasi tersebut tidak benar,” tegas Neneng.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Baros, H. Nandang Suherman, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang, menjaga kerukunan, dan menyampaikan setiap aspirasi melalui mekanisme yang resmi agar situasi tetap kondusif,” katanya.
Lurah Baros juga menyatakan siap memberikan keterangan apabila ada pihak yang memiliki bukti atas tuduhan tersebut. Namun, jika tuduhan itu tidak dapat dibuktikan dan dinilai mencemarkan nama baik, ia mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.
Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk hak jawab dan upaya memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, sehingga publik memperoleh gambaran yang utuh terkait isu yang berkembang mengenai penyaluran Bantuan Pangan di Kelurahan Baros.











