Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomiNasional

Miris! Terpaksa Bangun Irigasi Mandiri Tanpa Suntikan Dana Dari Pemerintah

543
×

Miris! Terpaksa Bangun Irigasi Mandiri Tanpa Suntikan Dana Dari Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Bendungan atau irigasi tersebut sangat bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat khususnya petani untuk mengairi lahan pesawahan

Dpnews Indonesia || Cianjur – Bendungan air atau Irigasi jenis Sekunder yang terbengkalai, padahal bendungan atau irigasi tersebut sangat bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat khususnya petani untuk mengairi lahan pesawahan juga keperluan kebutuhan masyarakat lainnya,terutama saat musim kemarau.

Seperti yang tengah di perbaiki oleh warga masyarakat kampung Kopo RT 02/07 Desa Sukamanah Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Baca juga :  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selenggarakan Pendidikan Anti Korupsi

Bendungan atau Irigasi yang rusak dan terbengkalai sejak beberapa tahun ke belakang akhirnya di perbaiki oleh Dana hasil swadaya masyarakat.

Menurut salah seorang Tokoh Masyarakat bernama Asep Zeky Membenarkan bahwa irigasi ini sudah rusak parah, “Bahkan kira – kira beberapa tahun ke belakang kami sudah mengajukan melalui Pemerintah Desa agar menganggarkan Dana untuk perbaikan nya, namun sampai saat ini belum mendapat jawaban dan akhirnya kami melaksanakan pembangunan dengan modal seadanya secara mandiri atau udunan hasil swadaya,” tuturnya.

Lanjut Asep, “Kami menilai Bendungan atau irigasi ini sangat penting bagi kebutuhan pengairan khususnya bidang pertanian juga lainnya bahkan ada puluhan hektar lahan sawah ke bawahnya yang menggunakan sumber air dari saluran solokan ini karena saluran ini nyampai ke Desa Maleber, Hegarmanah dan Sindang Asih, untuk itu kami mengharapkan adanya tanggapan yang serius dari pihak yang berkompeten di bidang pengairan atau mungkin Dinas PSDAP kabupaten Cianjur,” tegasnya.

Baca juga :  BAZNAS Cianjur Buka Pospam dan Siapkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Pemudik

Sementara dari Rizal Abdilah selaku sekretaris Desa (Sekdes) Sukamanah saat di konfirmasi lewat telepon selularnya juga membenarkan. “Benar bahwa Bendungan atau irigasi tersebut sudah mengalami kerusakan sejak beberapa tahun ke belakang,bahkan kami dari Pemdes sudah melayangkan surat atau proposal permohonan ke Dinas Pertanian dan Dinas PSDAP kabupaten cianjur namun sampai saat ini belum menerima tanggapan,” katanya.

“Bahkan kami sudah merencanakan pembangunan irigasi tersebut pada saat melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), namun banyak nya pengajuan dari masing – masing wilayah dan tidak mencukupinya anggaran Dana Desa (DD) karena anggaran untuk pembangunan irigasi tersebut sangat memerlukan anggaran yang cukup besar,kami mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat kampung kopo RW 07 yang telah melaksanakan pembangunannya secara swadaya walau menggunakan dana secara swadaya atau mandiri,” paparnya.

Kami dari Pemerintahan Desa akan tetap mencari dan membantu anggaran dari sumber apapun dan insya alloh akan menindaklanjuti usulan yang telah di ajukan ke Dinas – Dinas tersebut, tutupnya.

Baca juga :  Tiga Calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Jalani Tes Kesehatan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!