Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Partai Gema Bangsa Resmi Dideklarasikan sebagai Kekuatan Politik Baru, Usung Desentralisasi dan Dukung Prabowo di Pilpres 2029 

245
×

Partai Gema Bangsa Resmi Dideklarasikan sebagai Kekuatan Politik Baru, Usung Desentralisasi dan Dukung Prabowo di Pilpres 2029 

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) secara resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Acara ini menandai satu tahun perjalanan partai sejak peluncuran awal pada 17 Januari 2025, sekaligus menjadi tonggak pengukuhan struktur organisasi yang telah terbentuk di seluruh Indonesia.

Baca juga :  Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah Atas Desakan JK, Bantah Beri Dana Rp 50 Miliar ke Rismon

Deklarasi dihadiri ribuan pengurus dan simpatisan, termasuk 1.124 pengurus dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) provinsi serta 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota.

Undangan juga meluas ke berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan partai politik parlemen dan nonparlemen, aktivis, mahasiswa, petani, nelayan, hingga buruh.

Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq dalam sambutannya menegaskan bahwa partai ini lahir sebagai antitesis terhadap politik sentralistik dan kepemilikan partai oleh segelintir elite.

Baca juga :  Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Aceng Syamsul Hadie Mengucapkan Selamat Menunaikan Shoum Ramadhan 1446 H

“Partai Gema Bangsa bukan partai korporasi atau milik cukong, melainkan milik rakyat yang dibangun dari iuran mandiri pengurus daerah,” ujarnya.

Partai ini mengusung tiga visi utama: Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, serta Indonesia Reborn. Desentralisasi menjadi penekanan khusus, dengan memberikan kewenangan penuh kepada pengurus daerah untuk menentukan arah politik lokal demi memajukan potensi daerah masing-masing.

Dalam momentum yang sama, Partai Gema Bangsa secara terbuka mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk maju kembali pada Pilpres 2029.

Baca juga :  Impack Penarikan Kendaraan Roda Empat Debt Collector Bentrok Dengan Ormas

Dukungan ini didasari kesamaan visi kemandirian nasional, meskipun partai menegaskan dukungan tetap dinamis sesuai komitmen pemerintahan.

Namun, partai menolak wacana pilkada tidak langsung melalui DPRD yang dinilai sebagai kemunduran demokrasi.

Sekjen Partai Gema Bangsa Muhammad Sopiyan menambahkan bahwa acara ini disiarkan langsung dan menjadi bukti kesiapan partai menghadapi Pemilu 2029 sebagai kontestan baru.

Baca juga :  Bagikan Takjil ke Pengguna Jalan di Jembatan Tegal Danas Oleh Aliansi Ormas bersama Satbrimob Polda Metro Bekasi

“Ini bukan euforia, tapi pernyataan sikap bahwa republik ini butuh arah baru berbasis kekuatan rakyat,” katanya.

Dengan struktur yang telah lengkap hingga tingkat kabupaten/kota, Partai Gema Bangsa siap berkontestasi dan memperjuangkan nilai integritas, keadilan sosial, serta kemandirian bangsa.

Deklarasi hari ini menjadi babak baru dalam peta politik Indonesia menuju masa depan yang lebih berdaulat dan berkeadilan.

Baca juga :  Kecelakaan Pekerja di Proyek Penurapan Saluran Irigasi Desa Rangdumulya, CV. Brawijaya Diduga Enggan Beri Biaya Pengobatan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!