Dpnews Indonesia || Karawang – Seorang kakak kandung dari Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang bernama Abdul Holil, warga kecamatan Cilebar, kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pada Selasa 19 November 2024, mengadukan nasib adik nya yang kini bekerja menjadi Asisten Rumah Tangga dan mendapatkan masalah di negara penempatan Saudi Arabia.
Kepada awak media Dpnews Indonesia, pria kelahiran 1977 itu menceritakan nasib kurang baik yang dialami SR (kita inisial kan demi menjaga sesuatu hal), yang kini berada di negara penempatan Saudi Arabia dan berada di sebuah Syarekah selama kurang lebih 6 bulan tanpa mendapatkan pekerjaan.
“Adik saya itu sekarang ada di Syarekah pak, niat dia bekerja, tapi hingga sekarang dia malah katanya terkurung di penampungan tidak bekerja, kasian dia, tolong dia pak. Dia di berangkatkan oleh sponsor yang bernama Hj. Amelia melalui PT. Tungal Bahari,” ungkap Abdul.
Sementara itu pihak penerima aduan dari posko pengaduan yang diwakili Suhendri M Komara, S.H. mengharapkan agar supaya keluarga segera membuat pelaporan, dan Suhendri pun menegaskan bahwa pihak posko akan mengawal hingga apa yang diharapkan keluarga PMI tersebut terlaksana.
“Sebagai pemerhati pekerja migran, kita akan terus mengawal setiap pengaduan dan akan membuat tindakan demi terciptanya keadilan. Hal yang sekarang terjadi dan menimpa para pahlawan devisa itu adalah cerminan buruk dari semrawut nya sistem pemberangkatan. Saya yakin jika PMI tersebut adalah dugaan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan pemerintah sudah seharusnya melakukan penindakan dan pembenahan di negara negara penempatan sana khususnya kawasan Timur Tengah,” pungkasnya.











