Scroll untuk baca artikel
BeritaOlahraga

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Mulai Diganggu Klub Belanda

143
×

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Mulai Diganggu Klub Belanda

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berkarier di liga Belanda menghadapi kendala administratif terkait status kewarganegaraan mereka. Polemik ini dipicu oleh perubahan paspor dari Belanda menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), yang berimplikasi pada aturan kuota pemain Uni Eropa (EU) dan non-EU di Eredivisie.

Kasus paling menonjol menimpa Dean James, bek sayap Go Ahead Eagles. Klub rival, NAC Breda, mengajukan protes resmi ke Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) setelah kalah telak 0-6 dari Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026. NAC mempersoalkan status James yang kini dianggap sebagai pemain non-EU menyusul naturalisasinya menjadi WNI pada Maret 2025. Mereka meminta pertandingan tersebut diulang karena James dinilai tidak memenuhi syarat tampil sebagai pemain lokal.

Baca juga :  Warga Jatimekar Keluhkan Tumpukan Sampah Dijalan, Diduga Sengaja Dibiarkan 

Menurut aturan di Belanda, warga negara Belanda yang secara sukarela mengambil kewarganegaraan lain dapat kehilangan status EU secara otomatis. Pemain non-EU wajib memiliki izin kerja khusus serta memenuhi standar gaji minimum yang lebih tinggi.

Pengacara olahraga Dolf Segaar menilai James kemungkinan besar tidak memenuhi syarat tersebut jika klub tidak mengurus dokumen pendukung dengan benar.

Baca juga :  Timnas Indonesia Ditangan Pelatih John Herdman Akankah Lebih Baik

Nathan Tjoe-A-On dari Willem II juga terseret dalam polemik serupa. Status paspornya turut dipertanyakan, meski belum ada protes resmi sebesar kasus Dean James. Petinggi Eredivisie, Jan de Jong, menyatakan bahwa paspor WNI kedua pemain tersebut tetap sah, namun proses verifikasi administratif masih berlangsung.

KNVB menyebut kasus ini sebagai persoalan kompleks yang membutuhkan waktu untuk diselesaikan. Sementara itu, media Belanda khawatir polemik ini bisa menimbulkan efek berantai terhadap pemain naturalisasi Indonesia lainnya di Eredivisie, termasuk potensi sanksi forfeit bagi klub yang bersangkutan.

Baca juga :  Perkuat Kamtibmas Polsek Cikarang Utara Gelar Apel Potmas Jelang Nataru 2025-2026

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan final dari KNVB. PSSI dan pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipantau terus perkembangan ini, mengingat beberapa pemain tersebut kerap menjadi andalan skuad Garuda di ajang internasional.

Polemik ini menjadi perhatian karena banyak pemain naturalisasi Timnas Indonesia memiliki latar belakang keturunan Indonesia-Belanda dan masih aktif di kompetisi Eropa. Proses naturalisasi yang dilakukan untuk memperkuat Timnas kini menghadirkan tantangan hukum di negara asal mereka.

Baca juga :  Danramil Kertajati Pimpin Aksi GEBER Jumat di Desa Kertawinangun
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!