Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Sony Sonjaya Siap Bongkar Lebih dari 25 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

61
×

Sony Sonjaya Siap Bongkar Lebih dari 25 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) memasuki babak baru. Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dan siap mengungkap keterlibatan lebih dari 25 nama aktor lain.

Pengacara Sony Sonjaya, Krisna Murti, menyatakan bahwa kliennya memilih jalur JC untuk membuka kasus ini secara terang-benderang. Menurutnya, Sony merasa ditekan oleh “nama-nama besar” dari kalangan eksekutif dan legislatif yang diduga terlibat dalam praktik jual-beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca juga :  Bandung Diterjang Hujan Es dan Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang

“Sony siap membuka semuanya di pengadilan. Ada lebih dari 25 nama yang akan disebutkan,” ujar Krisna, seperti dikutip dari berbagai sumber berita terkini.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiganya diduga melakukan intervensi dalam proses verifikasi mitra SPPG dan terafiliasi dengan yayasan-yayasan yang mendapat keuntungan miliaran rupiah per hari dari program tersebut.

Baca juga :  Peresmian Galeri Soekarno Kecil di SDN Purwotengah oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Kejagung menduga terjadi penyimpangan dalam pengadaan dan tata kelola MBG tahun anggaran 2025–2026, meskipun detail besaran kerugian negara belum diumumkan secara lengkap. Jika permohonan JC Sony diterima, penyidikan berpotensi melebar ke pihak-pihak lain yang belum tersentuh.

Hingga berita ini diturunkan, Kejagung belum memberikan komentar resmi terkait rencana pengajuan JC tersebut. Perkembangan kasus ini terus dipantau publik mengingat program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional.

Baca juga :  Bentrok di Cianjur: Dapur MBG Disegel Massa, Dugaan Nepotisme dan Izin Bodong Jadi Pemicu
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!