Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Pemerintahan Purwakarta Percepat Pembangunan Kawasan Pedesaan Dan Kembangkan Puluhan Desa Wisata

576
×

Pemerintahan Purwakarta Percepat Pembangunan Kawasan Pedesaan Dan Kembangkan Puluhan Desa Wisata

Sebarkan artikel ini

Langkah itu ditempuh untuk mempercepat pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata.

Dpnews Indonesia || Purwakarta – Puluhan desa wisata mulai dikembangkan di Kabupaten Purwakarta. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata.

“Langkah untuk mengembangkan desa wisata itu menjadi perhatian serius Penjabat (Pj) Bupati, Benni Irwan. Dinas terkait telah diminta untuk menindaklanjutinya sebagai bagian percepatan pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Rudi Hartono, Senin, 15 Juli 2024.

Baca juga :  Kapolsek Cikarang Utara Pimpin Langsung Operasi Kejahatan Jalan, Pencegahan Kriminalitas Yang Kerap Terjadi

Data dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta menyebutkan, sebanyak 22 desa telah disiapkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata.

Tahap pertama sebanyak 11 desa telah ditetapkan untuk menjadi desa wisata rintisan. Dari sebelas desa itu, enam desa wisata berada di Kecamatan Kiarapedes yakni Desa Wisata Margaluyu, Desa Wisata Garokgek, Desa Wisata Pusakamulya, Desa Wisata Ciracas, Desa Wisata Sumbersari dan Desa Wisata Mekarjaya.

Dua desa wisata berada di Kecamatan Tegalwaru, yakni Desa Wisata Sukamulya, dan Desa Wisata Pasanggrahan.

Baca juga :  Kepolisian Ungkap Kasus Pengeroyokan Yang Menyebabkan Satu Orang Meninggal Dunia di Cikarang Timur

Sementara tiga desa wisata lainnya masing-masing Desa Wisata Pasanggrahan Kecamatan Bojong, Desa Wisata Cibukamanah, Kecamatan di Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu dan Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Wanayasa.

“Dari sebelas desa itu, satu desa sudah masuk kategori desa wisata berkembang yakni Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong,” kata Kepala Disporaparbud Mohamad Ramdhan.

Ramdhan mengatakan, pengembangan desa-desa wisata itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati (Kepbup) nomor 556/Kep.489-Disporaparbud/2022 tentang Penetapan Desa Wisata di Purwakarta.

Baca juga :  Pemerintah Pusat Tanggung ASN Daerah Mulai 2027, Status Kepegawaian Dialihkan

Untuk tahap berikutnya, lanjut Ramdhan, sebelas desa lainnya juga tengah disiapkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata, yang meliputi tiga desa di Kecamatan Wanayasa, yakni Desa Taringgul Tonggoh, Desa Wanayasa dan Desa Sumurugul.

Dua desa di Kecamatan Sukasari, yakni Desa Sukasari dan Desa Kutamanah. Dua desa di Kecamatan Plered, yakni Desa Plered dan Desa Anjun. Dua desa di Kecamatan Bojong, yakni Desa Cihanjawar dan Desa Cikeris, serta satu kampung di Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta.

Potensi Unggulan Desa
Menurut Ramdhan, pengembangan desa wisata itu merupakan salah satu strategi kebijakan Pemkab Purwakarta untuk mempercepat pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor wisata.

Baca juga :  Subur Jaya Lawfirm Feradi WPI Adakan Pelatihan Hukum Terkait Kasus Antonius, Pengidap Skizofrenia Paranoid Yang Diduga Meretas Situs Judi Ilegal

“Langkah itu sekaligus untuk meningkatkan potensi dan kapasitas sumber daya lokal dalam sektor pariwisata. Melalui langkah itu, kita harapkan pembangunan kawasan pedesaan bisa kita percepat,” kata Ramdhan.

Desa-desa yang ditetapkan menjadi desa wisata itu, lanjut Ramdhan, secara umum memiliki beragam potensi unggulan yang bisa mendatangkan wisatawan.

Potensi itu meliputi keindahan alam, keunikan seni budaya, peninggalan sejarah, keunggulan produk lokal seperti kerajinan tangan dan produk kuliner, keunggulan komoditas pertanian dan berbagai bentuk kreatifitas dan kearifan lokal masyarakat desa.

Baca juga :  Maritim Apresiasi Kinerja Satgas Citarum Harum Dan Instansi Terkait Dalam Penataan KJA

Pengembangan berbagai desa wisata tersebut, lanjut Ramdhan, sekaligus semakin melengkapi berbagai potensi destinasi wisata yang sudah ada di Kabupaten Purwakarta.

Saat ini, di Kabupaten Purwakarta tercatat sebanyak 63 destinasi wisata yang banyak menjadi incaran para wisatawan untuk berkunjung.

Dari jumlah itu, 30 diantaranya merupakan destinasi wisata alam dan buatan. Sedangkan selebihnya meliputi wisata budaya, wisata kuliner, wisata religi dan wisata edukasi.

Baca juga :  Calon Wakil Bupati Cianjur H Ibang Bersilaturahmi ke Sekretariat P3AD

Kelompok Sadar Wisata
Sementara itu, Ketua Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Purwakarta, Mokhamad Aripin memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemkab Purwakarta dalam mengembangkan desa wisata.

Menurut Aripin, banyak desa di Kabupaten Purwakarta yang memiliki potensi sangat besar di sektor pariwisata yang bisa mendatangkan wisatawan sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian desa.

“Pengembangan desa wisata itu merupakan langkah yang sangat strategis untuk membangun desa. Langkah itu bisa menggerakkan perekonomian desa yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat desa,” kata Aripin.

Baca juga :  Aksi Begal Todong Pistol di Setu Bekasi, Sepeda Motor Wanita Raib Dibawa Kabur

Aripin mengatakan, untuk mendukung pembentukan desa wisata itu pihaknya telah menyiapkan 63 orang anggota Pokdarwis Purwakarta untuk terlibat aktif mempercepat lahirnya desa-desa wisata baru.

“Kita akan sebar anggota Pokdarwis Purwakarta ke semua desa yang berpotensi menjadi desa wisata. Kita ingin membantu percepatan pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata,” kata Mokhamad Aripin.

Baca juga :  Pengibaran Bendera Merah Putih Berukuran 20 x 30 Meter Di Atas Gunung Cupu Plered Purwakarta
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!