Scroll untuk baca artikel
BeritaPekerja Migran Indonesia

Perjuangan Pemulangan PMI Berakhir Duka, Gopar Meninggal di Arab Saudi, Istri Tiba di Tanah Air

92
×

Perjuangan Pemulangan PMI Berakhir Duka, Gopar Meninggal di Arab Saudi, Istri Tiba di Tanah Air

Sebarkan artikel ini

Pekerja Migran Indonesia

Dpnews Indonesia || Jakarta – Perjuangan panjang Isoh (44) untuk memulangkan suaminya, Gopar (46), dari Arab Saudi berakhir duka. Gopar, yang sebelumnya dilaporkan menjalani perawatan intensif hingga koma di salah satu rumah sakit di Arab Saudi, meninggal dunia pada akhir Oktober 2026.

Setelah melalui proses pendampingan dan koordinasi berbagai pihak, Isoh bersama jenazah suaminya akhirnya tiba di Indonesia pada Kamis (5/11/2026). Keduanya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan penerbangan terpisah.

Baca juga :  Rina Sintia ​Pekerja Migran Asal Purwakarta Korban TPPO, Tuntut Pertanggungjawaban Pihak Pemroses

Kedatangan Isoh dan jenazah almarhum Gopar disambut isak tangis keluarga. Setibanya di rumah duka, jenazah langsung menjalani proses pemulasaraan sebelum dimakamkan pada hari yang sama.

Keberhasilan pemulangan tersebut merupakan hasil kolaborasi Sekretariat Bersama Tindak Pidana Perdagangan Orang Republik Indonesia (Sekber TPPO RI), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi, serta sejumlah pihak terkait.

Perwakilan Posko Pengaduan Dpnews Indonesia yang terintegrasi dengan Sekber TPPO RI, Abel Abdul Rouf, menyampaikan belasungkawa sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan Isoh dan almarhum Gopar.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan Ibu Isoh serta almarhum Bapak Gopar. Berkat kesolidan dan kerja sama yang erat, harapan ini dapat terwujud meskipun kita harus menerima kenyataan pahit bahwa Bapak Gopar mengembuskan napas terakhirnya di Arab Saudi,” ujar Abel.

Baca juga :  Repatriasi Jenazah PMI Evi Mentari Memasuki Tahap Akhir, Diperkirakan Tiba di Soekarno-Hatta Senin

Ia secara khusus mengapresiasi perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi, termasuk Bapak Ibda beserta jajaran diplomatik, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat, serta Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI).

Menurut Abel, sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mengawal proses penanganan hingga pemulangan Isoh dan jenazah suaminya ke Tanah Air.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami haturkan kepada Bapak Ibda dan rekan sejawat di sana, BP3MI Jawa Barat, serta SBMI yang turut berjuang tanpa lelah. Kerja sama sinergis inilah yang memungkinkan seluruh proses penanganan hingga pemulangan dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Baca juga :  Istana Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!