Dpnews Indonesia || Karawang – Ketua PPK Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang Sopian Sahuri saat di konfirmasi terkait anggaran dana sosialisasi yang di habiskan dalam anggaran Kirab pilkada Karawang 2024 di Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang diduga enggan menjawab dan malah membisu. Senin, 26/8/2024.
Awalnya Ketua PPK kecamatan Cibuaya saat di konfirmasi terkait besaran anggaran dana sosialisasi atau kegiatan Kirab Pilkada Karawang 2024 di Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang. Iya menjawab bahwa anggarannya betul Rp. 45.000.000,- tapi itu belum di potong pajak, yang di terima hanya 42.000.000,- itu udah ada posnya masing masing.
“Walikumsalam wr wb, muhun kang
kegiatan 45 jutaan itu sebelum di potong pajak, dan kami menerima 42 juta. Untuk kegiatan selama 6 hari 42 juta itu sudah ada pos nya masing-masing,” jelas ketua PPK Kecamatan Cibuaya.
Masih kata ketua PPK Kecamatan Cibuaya Sopian Sahuri prihal anggaran kirab pilkada Karawang 2024 di Kecamatan Cibuaya.
“Tidak ada upak atau transport untuk PPS, hanya konsumsi, Spanduk umbul umbul dan transport narasumber keagamaan, kita buat semeriah mungkin di luar RAB ada door prize dan hadiah lain-lain,” tambahnya.
Sopian Sahuri juga meminta awak media untuk meminta RAB langsung pada Fauzi selaku Sekretaris dari KPU Kabupaten Karawang.
“Kang Madun mun hayang apal RAB mah menta ka pa sekretaris Fauzi lebih afdol dan jelas,🙏” katanya.
Namun saat di tanya berapa snack yang di keluarkan per satu hari dalam kegiatan, habis berapa dan sisa anggaran berapa. Ketua PPK Kecamatan Cibuaya Sopian Sahuri tidak menjawab malah membisu.
Kami coba tanya pada pihak tenda dan musik pengiring di dalam acara Kirab Pilkada Karawang 2024 di Kecamatan Cibuaya tersebut dan pihak nya menjawab melalui telepon Whatsapp bahwa untuk acara akhir tenda plus musik itu Rp. 5.000.000,- dan di acara On The Road itu Rp. 1.000.000.-.
“Untuk acara akhir tenda sama musik 5 juta bang di halaman kantor Kecamatan Cibuaya, dan untuk di acara On The Road itu 1 juta,” jelasnya.
Parahnya ketua PPK Kecamatan Cibuaya saat di tanya melalui Whatsapp Oleh salah rekan dari LSM, Sopian Sahuri menjawab bahwa udah biasa media mah, udah biasa kita mah.
“Walikumsalam wr wb, iya gpp yok biasa media mah.. Udah biasa kita mah,” tutup Sopian.
Padahal Fauzi selaku Sekretaris KPU Kabupaten Karawang menjelaskan pada awak media melalui chat Whatsapp, bahwa anggaran itu Rp. 45.000.000,- untuk 7 hari, lalu kenapa PPK Kecamatan Cibuaya hanya melaksanakan 6 Hari.
“Biaya itu Rp. 45.000.000,- untuk 7 Hari,” jelas Fauzi selaku sekretaris KPU Kabupaten Karawang.
Dengan besaran anggaran yang mencapai Rp. 45.000.000,- PPK Kecamatan Cibuaya di duga tidak transparan.
Acara sosialisasi kirab Pilkada Karawang 2024 diduga di jadikan ajang cari untung oleh pihak PPK Kecamatan Cibuaya, karna dari hasil investigasi di lapangan acara Kirab Pilkada Karawang 2024 di Kecamatan Cibuaya diduga tidak sampai Rp. 45.000.000,-.
Lalu berapa anggaran yang sebenarnya di habiskan dalam acara Kirab Pilkada Kabupaten Karawang 2024 di Kecamatan Cibuaya.
Hingga berita ini di terbitkan, pihak PPK Kecamatan Cibuaya belum bisa memberikan penjelasan terkait besaran anggaran yang di gunakan atau terpakai dalam Acara Kirab Pilkada Kabupaten Karawang 2024 di Kecamatan Cibuaya.











