Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Proyek Ayam Diprotes Warga Desa Mande: Sawah Kami Hancur, Kami Butuh Ganti Rugi

356
×

Proyek Ayam Diprotes Warga Desa Mande: Sawah Kami Hancur, Kami Butuh Ganti Rugi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Warga di Kampung Neglasari, Desa Mande, Kecamatan Mande protes keras terhadap proyek pembangunan peternakan ayam petelur yang diduga merusak lingkungan dan mengancam lahan pertanian mereka. Bibin (75), salah satu warga, mengungkapkan bahwa panen padi di sawahnya turun drastis dari 7 kuintal padi yang dihasilkan kini hanya menjadi 2 kuintal saja setelah proyek ayam itu berdiri.

“Sawah saya dan warga lain tertimbun lumpur dari tebing tumpukan tanah milik perusahaan ayam itu,” kata Bibin di Aula Desa Mande, Selasa (7/4/26). Ini bukan kali pertama kejadian seperti ini, dan warga merasa geram dengan dugaan pembiaran kerusakan lingkungan yang merugikan mereka.

Baca juga :  Grand Zuri Jababeka Hadirkan Pop Up Wedding Showcase, Tawarkan Solusi Pernikahan Lengkap dalam Satu Tempat

“kami minta ganti rugi atas kejadian ini. Kami butuh kepastian karena hidup kami tergantung dari bertani,” tegas Bibin. Warga berharap perusahaan ayam bertanggung jawab dan memperbaiki kerusakan lingkungan agar tidak terjadi lagi.

Perwakilan perusahaan, Wawan, berjanji akan berkoordinasi dengan atasan dan membangun 7 sampai 10 embung untuk mengantisipasi lumpur dan batu yang merusak sawah warga.

Baca juga :  Pemerintah Kecamatan Cianjur Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!