Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Puluhan Wartawan Gelar Aksi Solidaritas, Tolak Kekerasan Terhadap Jurnalis

371
×

Puluhan Wartawan Gelar Aksi Solidaritas, Tolak Kekerasan Terhadap Jurnalis

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Puluhan wartawan di Kabupaten Cianjur menggelar aksi solidaritas di sepanjang jalan Siliwangi sawah gede cianjur untuk mengecam tindakan kekerasan terhadap sejumlah wartawan yang terjadi di Serang, Provinsi Banten. Dalam aksi tersebut, para wartawan menuntut agar pelaku kekerasan terhadap jurnalis ditangkap dan diadili seberat-beratnya.

Ketua PWI Kabupaten Cianjur, Mohammad Iksan, mengatakan bahwa aksi solidaritas ini digelar untuk menunjukkan bahwa wartawan tidak dihargai dan diperlakukan dengan kekerasan.

Baca juga :  Wakapolres Purwakarta Hadiri Pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan

 

“Kami dari PWI Cianjur meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar memperhatikan dan menindaklanjuti kasus kekerasan terhadap wartawan ini,” ujarnya Jumat 22 Agustus 2025

Iksan juga menyatakan bahwa jika kasus ini tidak ditindak secara serius oleh pihak kepolisian dan pemerintah, maka PWI Cianjur akan terus menggelar aksi setiap minggu.

Baca juga :  Bulog Bersama Pemkab Cianjur Gelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Pacet

“Kami tidak akan diam jika kekerasan terhadap wartawan terus terjadi,” tegasnya.

Hal senada di sampaikan Ketua IJTI Cianjur Rendra Gozali juga menyampaikan sikap yang sama, yaitu menolak kekerasan terhadap jurnalis dan meminta agar Presiden Prabowo Subianto dan aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini.

Baca juga :  Babinsa Bantu Relawan Dapur Umum Satgas TMMD Ke 122 Kodim 0608 Cianjur

“Kami meminta agar pelaku kekerasan terhadap jurnalis diadili seberat-beratnya,” katanya.

Aksi solidaritas ini digelar sebagai bentuk keprihatinan dan kekecewaan para wartawan terhadap kekerasan yang terjadi terhadap rekan-rekan wartawan.

Mereka berharap agar pemerintah dan aparat penegak hukum dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi jurnalis dan menegakkan hukum dengan tegas terhadap pelaku kekerasan.

Baca juga :  Mengaku Dituduh Berselingkuh, Seorang Guru Honorer Kini Dinon Aktifkan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!