Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

PUPR Menutup Gorong-gorong di Jalur Nasional Cipanas Cianjur Setelah Menelan Korban

198
×

PUPR Menutup Gorong-gorong di Jalur Nasional Cipanas Cianjur Setelah Menelan Korban

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur Menindaklanjuti insiden dua pengendara yang hanyut terbawa arus banjir hingga masuk ke gorong-gorong di wilayah Pacet, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pusat melakukan penutupan drainase pada Jumat (3/4/2026).

Penutupan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari, terutama saat curah hujan tinggi yang berpotensi meningkatkan debit air.

Baca juga :  Danpos Gome Perintahkan Jemput Bola Untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat Papua

Pelaksana lapangan PUPR Pusat, Mubin, saat dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi dan permintaan dinas kabupaten.

Baca juga :  Diduga Demi Uang, PMI Asal Cianjur Diberangkatkan Ilegal ke Saudi dalam Kondisi Hamil

“Intinya, setelah ada keputusan dan masukan dari dinas kabupaten, untuk sementara gorong-gorong ini harus ditutup. Panjang yang ditangani sekitar 65 meter, khususnya bagian yang terbuka kita tutup,” ujar Mubin.

Lebih lanjut, Mubin juga menyoroti penyebab terjadinya luapan air yang memicu banjir di lokasi tersebut. Menurutnya, terdapat penyumbatan atau penutupan saluran drainase di bagian atas, tepatnya di depan area material bangunan, serta aliran air dari akses jalan warga menuju Desa Cipendawa yang membawa volume air cukup besar.

Baca juga :  P3AD Adakan Forum Diskusi Kopi Naet Dengan DPC Se-Jawa Barat

“Ditambah dengan tingginya intensitas hujan, kondisi tersebut akhirnya menyebabkan air meluap hingga terjadi banjir sampai ke ruas jalan utama,” tambahnya.

Dengan adanya penanganan ini, diharapkan aliran air dapat lebih terkendali serta keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan di kawasan Pacet, dapat lebih terjamin.

Baca juga :  Tragis!! Siswi SMP di Bandung Barat Disekap dan Dicabuli Selama Tiga Malam dengan Modus Iming-iming Ponsel
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!