Dpnews Indonesia || Bekasi – Aroma kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cipayung semakin menguat. Di tengah dinamika desa yang terus berkembang, nama Rakim Sino muncul sebagai salah satu figur yang siap bertarung dan menawarkan standar baru dalam fungsional pengawasan desa.
Rakim Sino tidak sekadar ikut meramaikan bursa pemilihan semata, Beliau datang dengan visi yang tegas: menghadirkan BPD yang kritis, independen, dan benar-benar berpihak pada kepentingan Masyarakat.
Menurutnya, BPD tidak hanya menjadi pelengkap struktur pemerintahan desa, tetapi harus menjadi “penjaga gerbang” transparansi serta kontrol terhadap setiap kebijakan yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Rakim Sino menyatakan, “Sudah saatnya BPD tampil lebih berani dan terbuka. Warga membutuhkan wakil yang mampu bicara apa adanya, bukan yang sekadar mengangguk. Saya maju untuk memastikan aspirasi itu tidak lagi berhenti di meja rapat, tapi harus terealisasikan dan benar-benar diwujudkan,” tegasnya.
Ia menyoroti bahwa tantangan desa saat ini semakin kompleksible mulai dari penggunaan anggaran, pembangunan fisik, pengawasan program sosial, hingga keterlibatan masyarakat dalam musyawarah. Karena itu, ia menilai perlunya figur yang siap bekerja tanpa kompromi terhadap kepentingan publik.
Rakim (Sino) menambahkan, “Kita butuh BPD yang tidak takut mengingatkan, tidak ragu mempertanyakan, dan tidak goyah oleh tekanan apa pun. Desa harus dikelola secara jujur, profesional, dan transparan,” tambahnya.
Kehadiran Rakim Sino dalam pencalonan ini disebut sejumlah warga sebagai angin segar bagi Desa Cipayung. Mereka menilai keberanian dan ketegasan sikapnya dapat menjadi energi baru dalam memperkuat fungsi check and balance di tingkat desa.
Gelaran pemilihan anggota BPD tahun ini diprediksi berlangsung panas namun positif, dengan harapan menghasilkan wakil rakyat desa yang benar-benar berani memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok.











