Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Rapat Minggon Kecamatan Cibuaya di Laksanakan di Gedung Aula Kecamatan Cibuaya

629
×

Rapat Minggon Kecamatan Cibuaya di Laksanakan di Gedung Aula Kecamatan Cibuaya

Sebarkan artikel ini

Pembahasaan terkait Pajak Bumi Bangunan, Akte kematian yang sudah di verifikasi, Pembahasan TKW dan operasi Katarak

Dpnews Indonesia || Karawang – Dalam Rapat Minggon Kecamatan di Aula Kecamatan di hadiri oleh Camat cibuaya, Kapolsek Cibuaya, Babinsa, Cambidik Kecamatan Cibuaya dan para Kepala Desa se-kecamatan Cibuaya, dalam rapat Minggon tersebut ada beberapa pembahasaan terkait Pajak Bumi Bangunan (PBB), Akte kematian yang sudah di verifikasi, Pembahasan TKW dan operasi Katarak dalam Rapat Minggon Kecamatan Cibuaya tersebut. Selasa, 16/07/2024.

Endi selaku Kasubag Kecamatan menginformasikan dalam rapat minggon kecamatan bahwa Pajak di 11 Desa se-kecamatan Cibuaya merosot, dan perlu di perbaiki dalam segi penanganan nya.

Baca juga :  Ketua FAKB Ulung Purnama: Acara Ngulik BN Holik-Faizal Jadi Terobosan Baru Demokrasi di Kabupaten Bekasi

“Pajak di 11 Desa se-kecamatan Cibuaya menurun, di antaranya dari 11 desa tidak mencapai target, dan perlu di benahi lagi Cara penanganan nya,” jelasnya.

Heni selaku Kasi Pelayanan Umum di Kecamatan Cibuaya menerangkan terkait akte kematian, yang harus di verifikasi sesuai coklit karna banyak data yang semrawut.

“Banyak data yang tidak di kenal, aneh aja, jangan di paksakan jika datanya tidak di ketahui, karna akte kematian ini di verifikasi, Akte kematian itu untuk Menghapus data orang jadi jangan main main dalam membuat akte kematian, mohon kepala desa jika tidak mengenal data nya jangan tanda tangannya,” jelasnya.

Baca juga :  Bertanya Cek Print Out Koran Oknum Satpam Bank BRI Cibuaya Harus Videokan Nasabah

Dindin Mardiana selaku Kapolsek Cibuaya juga menyampaikan dalam acara Rapat minggon bahwa Kamtibmas saat ini masih terkendali, iya juga menghimbau untuk judi online agar bisa di berantas sama sama, menurut kapolsek anak anak SD juga sudah terlalu di biarkan berhubungan langsung dengan hp, sampe main game online, dan bisa menjadi kebiasaan, sampe ngambil uang orang tua nya.

“Sampai saat ini alhamdulilah kamtibnas kita masih aman terkendali, dan terkait judi online juga kita harus brantas sama sama, jangan jauh dulu kita fokus ke keluarga kita aja dulu, indonesia ini di peringkat ke 2 dalam judi online ini, jadi hayu sama sama kita jauhi yang nama nya judi online,” jelasnya.

Lanjut Kapolsek, terkait TKW, Sponsor dari luar ngambil TKW dari Cibuaya, Kepala Desa harus jeli, jangan sampai warga kita menjadi korban.

Baca juga :  Nasabah Merasa Di Bohongi Terkait Permohonan Angsuran Musiman Beralih Ke Bulanan

“Saya harap kepala desa bisa lebih teliti dalam menangani kasus TKW di masing masing Desa, Setiap Sponsor yang akan membawa TKW harus di data dan di tanyakan legalitas perusahaan nya,” tegasnya.

Kepala Desa Kalidungjaya Warsan Hermawan juga menjelaskan kepada Kapolsek cara penanganan nya yaitu dari Disnaker juga jangan sembarangan dalam melakukan pemrosesan seperti paspor nya.

“Kebanyakan yang berangkat itu merasa nyaman dengan uang PIT, cara pencegahan nya, kita harus kembalikan Ke Disnaker, jangan sembarangan dalam memberikan proses dan dalam pengecekan apalagi dalam pembuatan PASPOR nya, Untuk Desa sendiri sudah menghimbau bahwa warga yang akan berangkat harus ijin Desa dulu, dan sponsor harus Datang ke Desa Setempat, lengkapi berkas perusahaan nya,” ungkapnya.

Baca juga :  Arus Lalu Lintas Puncak Bogor Padat, One Way Diberlakukan Sejak Pagi

Catong selaku cambidik kecamatan Cibuaya memberikan informasi seputar PPDB Bahwa pelaksanaan PPDB sudah selesai dan kini tinggal Masa MPLS yang sedang berjalan.

“Ada transisi Paud masuk ke SD tidak masuk kelas, tidak seperti dulu, anak masuk ke kelas ini sekarang di kemas secara kekeluargaan, ada komunitas baru nama nya ibu ibu kelas satu itu sudah berjalan di jenjang SD Dan SMP kami hindari dulu yang nama nya MOS, sekarang insa allah terhindar dari yang nama nya kekerasan atau bullying,” jelasnya.

Tambah nya terkait anggaran untuk pendidikan di wilayah Cibuaya ada yang turun terpengaruh dari jumlah didik yang berkurang di tiap sekolah yang ada.

Baca juga :  Kemerdekaan dan Semangat Nasionalisme: Desa Karangmukti Gelar Acara Karnaval 17 Agustus Tingkat Desa

“Sekarang sedang berharap cemas ini Kedungjeruk dan Pajaten 2, anggaran sudah pik usulan dari bawah kena pengaruh ada pengurangan, kalo pejaten 1 murni dari musrem, kalo pejaten 2 anggaran dari pokir,” tutupnya.

Dr.eva selaku kepala puskesmas Cibuaya juga memberikan informasi dalam acara minggon Kecamatan ini terkait Bakti Sosial operasi Katarak total nya 400 mata tapi bukan sepasang Namun satu mata, yang di prioritaskan yang tidak punya BPJS.

“Yang mau ikut silakan datang ke Puskesmas Cibuaya, nanti biaya kebrangkatan nya di tanggung oleh FVS, tapi harus di skrining dulu di Puskesmas Cibuaya, nanti hubungi ibu Wiwin, tapi ini yang di prioritaskan yang tidak punya BPJS, yang punya BPJS juga boleh datang, lokasi oprasi nya di BKMN Cikampek sukaseuri,” jelasnya.

Baca juga :  Diduga Emok BPR Parasahabat Bekasi Tak Kantongi Ijin Usaha Di Wilayah Kecamatan Cibuaya

Asom Somantri selaku Camat Cibuaya memberikan penjelasan dalam rapat minggon kecamatan kaitan dengan Jumiting, dimana akan ada pendataan, langsung oleh Dukcapil kita kebagian tgl 18 hari kamis, kades wajib hadir,

“Mudah mudahan dengan terseleksi nya data pemilih bisa lebih valid, karna di sinyalir banyak data yang ga valid, yang masih hidup di matikan, jika ada kelalaian atau kesengajaan oleh oknum tidak bertanggung jawab itu akan di BAP oleh disdukcapil, saya minta hari kamis semua kepala desa harus hadir,” ungkapnya.

Tambah asom terkait TKW asal Desa Pajaten Dusun Cimerta yang terjebak di Palestina, menghimbau kepada semua Kepala Desa Agar lebih ketat dan lebih tegas dalam pendataan sponsor.

Baca juga :  Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilihan Umum Kecamatan Cibuaya

“Saya dapat informasi dari rekan Media bahwa ada salah satu warga pajaten yang terjebak di Palestina, insa allah saya dan Kapolsek akan temui Keluarga nya, saya harap semua Kepala Desa lebih Ketat dan Tegas terhadap Sponsor yang akan memberangkatkan warga kita,” pungkasnya.

Dengan terlaksana nya acara minggon kecamatan Cibuaya semoga bisa di realisasikan oleh para Kepala Desa se-kecamatan Cibuaya yang hadir terkait penanganan TKW di masing masing desa, acara minggon pun di tutup dengan membaca doa bersama yang di pimpin oleh Rakman Kepala Desa Kedungjeruk.

Baca juga :  Pj Bupati Bekasi Beri Remisi HUT RI 1.157 Napi Di Lapas Kelar IIA Cikarang
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!