Dpnews Indonesia || Cianjur – Tragedi kembali merenggut nyawa di jalur pendakian Gunung Gede via Gunung Putri, Cianjur. Sebuah truk bermuatan semen yang melintasi tanjakan curam mengalami rem blong dan mundur tak terkendali, menghantam sejumlah pendaki yang sedang berjalan kaki menuju pos pendakian. Insiden itu menewaskan satu orang di tempat dan melukai tiga lainnya.
Kecelakaan terjadi diduga karena kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang. Beban berat muatan semen membuat mesin truk kehilangan daya di tanjakan, sehingga kendaraan tidak kuat menanjak. Dalam hitungan detik, truk meluncur mundur tanpa bisa dikendalikan oleh pengemudi.
Di belakang truk saat itu ada beberapa pendaki yang belum sempat menghindar. Benturan keras membuat satu pendaki meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga korban lainnya segera dievakuasi warga dan relawan menuju RS Cimacan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Suasana duka langsung menyelimuti kawasan yang biasanya dipenuhi tawa pendaki dan wisatawan. Jalur Gunung Putri merupakan akses utama warga sekaligus pintu masuk favorit menuju puncak Gunung Gede, sehingga setiap hari ramai dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden akibat infrastruktur yang kurang memadai.
Warga setempat langsung turun tangan melakukan pertolongan pertama sebelum tim medis tiba. Evakuasi berlangsung dengan cepat meski medan tanjakan yang terjal menyulitkan proses. Banyak pendaki yang menyaksikan kejadian itu mengaku trauma karena tidak menyangka musibah bisa terjadi di jalur yang sudah sering mereka lalui.
Masyarakat kini menyuarakan kekecewaan terhadap kondisi jalan di wilayah Pasir Kampung dan Gunung Putri. Mereka meminta Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi warga sekaligus penunjang sektor wisata. Permintaan perbaikan bukan hanya untuk keselamatan pendaki, tetapi juga untuk aktivitas sehari-hari warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian infrastruktur bisa berujung petaka. Di tengah semangat menjelajah alam, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Warga berharap perbaikan jalan bisa segera direalisasikan agar tragedi serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.











