Dpnews Indonesia || Bandung Barat – Nasib malang menimpa Mitra (64), seorang warga Kampung Cibaraja, Desa Jatimekar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat. Rumah sederhana miliknya ludes dilalap si jago merah dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Minggu siang (05/04/2026). Tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa memilukan tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Mitra, sang pemilik rumah, sedang menjalankan tugas kesehariannya sebagai Andir atau petugas pengatur air untuk pesawahan. Karena pemilik tidak berada di lokasi, api dengan cepat membesar tanpa disadari.
Warga setempat yang melihat kobaran api segera berdatangan dan bahu-membahu mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya gotong royong warga tersebut tidak membuahkan hasil maksimal. Material rumah yang sebagian besar berbahan kayu serta tiupan angin yang kencang membuat api merembet sangat cepat, menghanguskan seluruh bangunan hingga tidak menyisakan apa pun.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum bisa disimpulkan, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Merespons kejadian tersebut, pihak Pemerintah Desa Jatimekar langsung bergerak cepat. Kepala Desa Jatimekar, H. Dono Sumpena, yang akrab disapa Abah, didampingi Babinsa dan Ketua Rukun Warga (RW) setempat, langsung menyambangi lokasi kejadian untuk meninjau kondisi korban.
Kepada awak media Dpnews Indonesia, H. Dono Sumpena menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga yang telah kompak membantu proses pemadaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah bergotong royong membantu memadamkan api. Berkat kesigapan warga, api tidak sempat merembet ke pemukiman atau rumah warga yang lainnya,” ujar Abah di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, H. Dono berjanji bahwa pemerintah desa tidak akan tinggal diam. Ia memastikan akan segera melakukan langkah-langkah koordinasi agar Mitra mendapatkan bantuan yang layak.
“Kami akan segera bertindak untuk membantu Pak Mitra agar segera mendapatkan bantuan, baik yang bersumber dari program pemerintah maupun dari swasembada masyarakat setempat,” pungkasnya.
Saat ini, Mitra terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu tindak lanjut pemberian bantuan untuk membangun kembali tempat tinggalnya.











