Dpnews Indonesia || Cianjur – Satgas Citarum Harum Sektor 6 mengintensifkan edukasi masyarakat dan pelaku usaha terkait pengelolaan sampah serta limbah industri dan domestik. Sosialisasi digelar di Aula Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 peserta, terdiri dari pelaku industri MBG, pemilik peternakan, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, serta warga Desa Bobojong. Sosialisasi bertujuan meningkatkan kesadaran bersama agar sampah dan limbah tidak mencemari lingkungan maupun aliran Sungai Citarum.
Tiga narasumber hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Wadan Sektor 6 Citarum Harum Kapten Inf Puradi Mardan, Kepala Bidang PPKL DLH Kabupaten Cianjur Evi Hidayah, S.T., dan Penyuluh Lingkungan Tatang Santana.
Materi yang disampaikan meliputi tata kelola limbah industri sesuai ketentuan lingkungan serta pengurangan sampah dari sumbernya melalui pemilahan dan penerapan pola hidup bersih.
Kapten Inf Puradi Mardan menegaskan, Satgas Citarum Harum akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak sampah dan limbah terhadap kesehatan serta lingkungan. Ia juga mengingatkan adanya sanksi bagi pihak yang membuang sampah sembarangan.
“Kami berharap kesadaran masyarakat terus tumbuh. Peduli sampah berarti peduli kesehatan dan masa depan anak cucu kita,” tegasnya.
Kepala Desa Bobojong Suswandi mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam menjaga lingkungan menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sampah dan limbah.
Edukasi juga mendapat dukungan mahasiswa KKN dari Universitas WIN Bandung, Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, dan UIN Sunan Gunung Djati. Mereka diharapkan turut menjadi penggerak edukasi pengurangan sampah plastik dan pemanfaatan kembali limbah rumah tangga.
Satgas Citarum Harum Sektor 6 berkomitmen menjadikan sosialisasi dan edukasi lingkungan sebagai agenda berkelanjutan. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku serta menjaga kelestarian Sungai Citarum.











