Dpnews Indonesia || Cianjur – Dansektor 6 Citarum Harum, Kolonel Inf Jhonson Mangasitua Sitorus, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jumat (4/9/2026).
Sidak dilakukan sebagai bagian dari monitoring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya untuk memastikan proses pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan berjalan sesuai standar kesehatan dan lingkungan.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim menyoroti dua aspek utama, yakni higienitas pengemasan makanan dan pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Hasil pengecekan menemukan pengemasan makanan dinilai belum memenuhi prinsip kebersihan dan higienitas. Kondisi tersebut mendapat teguran keras dari Kolonel Jhonson karena makanan yang disalurkan dikonsumsi ribuan penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah.
“Higienitas makanan dan pengelolaan limbah adalah dua hal yang tidak bisa ditawar. Kami minta yayasan segera melakukan perbaikan agar tidak terulang kembali,” tegas Jhonson.
Selain pengemasan, kondisi IPAL yang dikelola Yayasan Akses Generasi Berlian selaku pengelola SPPG Mekarsari juga menjadi perhatian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sistem pengolahan limbah tersebut dinilai belum memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan sehingga berpotensi berdampak terhadap lingkungan apabila tidak segera diperbaiki.
Kepala SPPG Mekarsari, Adam Gemilang, mengatakan dapur tersebut saat ini melayani 2.052 penerima manfaat yang tersebar di sejumlah sekolah dan titik pembagian di wilayah Cikalongkulon.
Adam menyatakan pihaknya menerima arahan hasil sidak dan berkomitmen melakukan pembenahan, termasuk mengevaluasi SOP pengemasan, meningkatkan pelatihan petugas, serta memperbaiki sistem IPAL agar sesuai ketentuan.
Dansektor 6 Citarum Harum menegaskan monitoring akan kembali dilakukan untuk memastikan tindak lanjut atas temuan tersebut. Apabila tidak ada perbaikan, pihaknya akan merekomendasikan evaluasi lebih lanjut terhadap kelayakan operasional SPPG Mekarsari.
Program MBG diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjamin keamanan pangan dan kelestarian lingkungan. Karena itu, seluruh pengelola SPPG diminta tidak mengabaikan standar kebersihan maupun pengelolaan limbah dalam setiap proses pelayanan.











