Dpnews Indonesia || Cianjur – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ibu Dewi 1 melalui kegiatan Gebyar Mapag Siswa Baru yang menjadi bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh SDN Ibu Dewi 1 dengan menampilkan tarian adat Sunda yang dibawakan langsung oleh murid-murid sekolah tersebut.
Penampilan tari tradisional yang telah dipersiapkan selama sepekan berhasil memukau para tamu undangan, orang tua, serta siswa baru. Gerakan yang kompak dan penuh penghayatan mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus pelestarian budaya lokal sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Kepala SDN Ibu Dewi 1 Deni Herdiansyah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan mapag siswa baru ini merupakan bagian dari rangkaian MPLS Ramah Anak yang bertujuan menciptakan pengalaman pertama sekolah yang menyenangkan, aman, dan berkesan.
“Kegiatan mapag siswa baru ini merupakan rangkaian MPLS, di mana semarak menari menampilkan adat Sunda menjadi bentuk penyambutan hangat bagi peserta didik baru. Selamat datang kepada siswa-siswa yang hadir dan memulai hari pertama sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tujuan MPLS Ramah adalah untuk Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara nyaman dan menyenangkan, mengenalkan budaya sekolah, nilai-nilai karakter, serta tata tertib secara positif, membangun hubungan yang baik antara siswa, guru, dan warga sekolah. Yang terakhir menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, dan cinta budaya sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga memperkenalkan seluruh guru yang akan mendampingi dan membimbing siswa selama proses pembelajaran di sekolah.
Sementara masih ditempat yang sama orang tua siswa kelas 5 yang biasa disapa Mamah Farid Siti Hotimah mengungkapkan rasa haru dan bangganya.
“Kegiatan Gebyar Mapag Siswa Baru ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pelestarian budaya. Dengan suasana yang hangat dan penuh kegembiraan, para siswa baru tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hari pertama mereka di sekolah.
Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif yang terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penyambutan yang ramah dan berkesan bagi generasi penerus bangsa”, tandasnya.











