Dpnews Indonesia || Cianjur – Sektor 6 Satgas Citarum Harum terus bergerak mendukung program ketahanan pangan nasional. Kali ini, pemasangan paranet sebanyak 200 meter dilakukan di Kampung Muhara RT 01/10, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menjaga produktivitas lahan pertanian warga.
Dansektor 6 Citarum Harum, Kolonel Inf Jhonson Mangasitua Sitorus, meninjau langsung lokasi pemasangan. Menurutnya, pemasangan paranet bukan sekadar membuat pelindung tanaman. Struktur ini disiapkan sebagai sarana untuk menjalankan beberapa tahapan dalam pengaplikasian pupuk organik cair Kosasih yang sedang diujicobakan di wilayah tersebut.
Pemasangan paranet ini tujuannya untuk menunjang proses demplot ketahanan pangan. Di bawah naungan ini kita akan aplikasikan pupuk Kosasih secara bertahap, ujar Kolonel Jhonson di sela kegiatan, Senin 7 September 2026.
Demplot atau lahan percontohan ini dipilih karena Desa Haurwangi memiliki potensi pertanian yang besar, namun masih menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan hama. Dengan paranet, intensitas sinar matahari yang tinggi bisa dikendalikan, sehingga pertumbuhan tanaman lebih stabil.
Program ini sudah berjalan selama empat minggu. Dalam periode tersebut, tim Sektor 6 mulai melakukan persiapan lahan, di lahan terbuka.
Pupuk Kosasih sendiri merupakan pupuk organik cair yang dikembangkan untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus ramah lingkungan. Melalui demplot ini, diharapkan petani bisa melihat langsung manfaatnya sebelum diterapkan secara luas di wilayah Citarum.
Kolonel Jhonson menegaskan bahwa peran TNI melalui Citarum Harum tidak hanya fokus pada pembersihan sungai. Ketahanan pangan juga bagian dari menjaga DAS Citarum tetap lestari. Kalau tanah subur dan petani sejahtera, maka tekanan terhadap bantaran sungai bisa berkurang, jelasnya.
Warga Kampung Muhara menyambut baik program ini. Mereka mengaku terbantu dengan pendampingan langsung dari anggota Sektor 6, mulai dari teknik pemasangan paranet hingga cara dosis pupuk yang tepat. Harapannya, hasil panen ke depan bisa meningkat dan menjadi contoh bagi desa lain.
Ke depan, Sektor 6 Citarum Harum menargetkan demplot di Haurwangi bisa menjadi pusat pembelajaran bagi kelompok tani di kecamatan sekitar. Dengan sinergi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, program ketahanan pangan nasional diharapkan berjalan lebih masif dan berkelanjutan di sepanjang Daerah Aliran Sungai Citarum.











