Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan di Cianjur, Siswa Bisa Pilih Menu Sesuai Selera

147
×

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan di Cianjur, Siswa Bisa Pilih Menu Sesuai Selera

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan mulai diuji coba SPPG Nagrak 2 Cianjur di sekolah binaan. Salah satu lokasi uji coba adalah Yayasan Kabar Baik Cianjur, Senin (13/4). Inovasi ini jadi yang pertama di Cianjur dan disambut antusias oleh siswa.

Kepala SMP Kabar Baik, Stephen Chandra, mengaku awalnya sempat kaget karena informasi pelaksanaan baru diterima Jumat. “Tapi ternyata bisa berjalan lancar,” ujarnya. Persiapan sudah dilakukan sejak Minggu, termasuk pengiriman peralatan makan ke sekolah.

Baca juga :  Dapur SPPG 3 Cilaku Tetap Berjalan Pembuangan Limbah Ipal Belum Siap, Air Bersih Warga Berbau dan Kolam Ikan Mati Massal

Stephen menilai sistem prasmanan baik diterapkan selama tidak mengganggu kegiatan belajar. Makanan yang disajikan higienis dan anak-anak terlihat senang. Namun ia mengusulkan agar konsep ini tidak dilakukan setiap hari. “Mungkin seminggu sekali bisa dilakukan dan digilir dengan sekolah lain, karena ada sekitar 13 sekolah binaan,” ucapnya.

Baca juga :  Mahasiswa KKN IAI Herliyanto Al-Azhar dan Pemuda Desa Mulyasari Bersinergi Sukseskan Peringatan HUT Ke-81 RI

Dari sisi evaluasi, pihak sekolah mempertimbangkan pemisahan antara siswa SD dan SMP ke depan. Hal ini untuk menyesuaikan porsi makan dan menjaga kenyamanan siswa. “Kalau memungkinkan ke depan bisa dipisah, supaya anak SD tidak merasa minder dan porsinya juga bisa lebih disesuaikan,” jelas Stephen.

Salah satu pelajar kelas VIII, Moizel Kambey, mengaku senang dengan konsep prasmanan. Siswa bisa memilih makanan sesuai selera, berbeda dengan sistem ompreng sebelumnya. “Makanannya enak, kita bisa minta porsi sesuai dengan kebutuhan kita atau menu yang dirasa enak buat pribadi,” ujarnya.

Baca juga :  LKPM Temukan Indikasi SPPG MBG di Majalengka Belum Lengkapi Dokumen Teknis dan Perizinan

Moizel menambahkan sistem ini juga memberi nilai edukasi. Siswa belajar antre, tertib, serta mengambil makanan secukupnya. “Teman-teman sangat antusias karena sekarang bisa pilih sendiri makanan yang disukai,” katanya.

Koordinator SPPG Nagrak 2 Cianjur, Aldi Renaldi, menyebut uji coba ini bertujuan memberi suasana baru agar anak-anak lebih senang. Secara operasional, sistem prasmanan memang lebih menantang karena butuh persiapan dan pengawasan ketat soal higienitas dan porsi. Inovasi ini bahkan mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Gorontalo, Syahidah Rusli Habibie, yang berkunjung langsung dan berpotensi menjadikan konsep ini percontohan di Gorontalo.

Baca juga :  Ledakan Tungku PT. ITSS
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!